# https://sumatralink.id > SUMATRALINK.ID adalah portal berita publik yang tayang perdana sejak 24 Januari 2024 ini. Portal ini mengedepankan prinsip dan kaedah jurnalisme dengan semangat "menebar manfaat". ## Posts - [MBG Busuk dan Basi, Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo](https://sumatralink.id/mbg-busuk-dan-basi-surat-terbuka-untuk-presiden-prabowo/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Kasus menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sindang Sari, Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, beberapa hari lalu, sempat viral videonya di media sosial. Beragam tanggapan dari para netizen atas keteledoran pengelola SPPG yang memberikan menu MBG busuk, berlendir, dan tidak layak konsumsi bagi manusia apalagi anak SD. Kejadian yang miris ini membuat belasan anak SDN 3 setempat mengalami keracunan. Keluhan para murid seperti disampaikan orangtua atau wali murid yakni sakit perut, muntah-muntah, dan diare. Kepala Sekolah SDN 3 Sindang Sari, Ida Yulia Mega membenarkan, terdapat menu makanan Program MBG yang diterima […] - [Menu MBG di SDN 3 Sindang Sari Busuk dan Basi](https://sumatralink.id/menu-mbg-di-sdn-3-sindang-sari-busuk-dan-basi/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Terjadi kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 3 Sindang Sari, Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, Lampung, tidak layak makan. Terdapat belasan anak SD mengalami keracunan seperti sakit perut dan muntah-muntah setelah mengkonsumsi MBG tersebut. Kepala Sekolah SDN 3 Sindang Sari, Ida Yulia Mega membenarkan, terdapat menu makanan Program MBG yang diterima pihak sekolah tidak layak dikonsumsi manusia, terutama anak SD. Hal semacam ini, menurut dia, bukan pertama kali, tapi sudah sering. “Ada belasan anak yang sakit perut dan muntah-muntah. Gara-gara makanan MBG itu,” kata Kepsek SDN 3 Sindang Sari, Ida Yulia Mega saat dikonfirmasi […] - [Wahai Pengurus Masjid...](https://sumatralink.id/wahai-pengurus-masjid/): SEORANG bapak, sekira usia 70 tahun, pengelola harian sebuah masjid ‘besar’ di Jalan lintas barat, Lampung mengeluh dengan pengurus ‘inti’ masjidnya. Ceritanya, beberapa hari lalu, ada seorang anak muda lulusan pondok pesantren bersama bapak ini pamit kepada pengurus inti masjid untuk pulang kampung ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Anak muda, hamba Allah ini sudah melengkapi masa pengabdiannya selama setahun (sebagaimana layaknya program pondok menjelang tamat) di masjid tersebut sebagai imam shalat lima waktu dan khotib jumat (ustadz internal). Ia menginap di ruangan belakang masjid. Ada satu kamar yang sudah disiapkan bapak tersebut. Nyamanlah tempatnya. Ada dipan dan perlengkapan tidur, lemari, dan […] - [Bung Hatta di Stasiun Tanjungkarang](https://sumatralink.id/bung-hatta-di-stasiun-ka-tanjungkarang/): SUMATRALINK.ID — Bung Hatta berangkat dari Yogyakarta naik Kereta Api Luar Biasa (KLB) di Stasiun Tugu, pagi hari. Kala itu, ibukota sudah dipindah ke Yogyakarta. Rombongan Bung Hatta ada Menteri Perhubungan Laoh dan Gubernur Jawa Timur Raden Surjo dan pejabat lainnya. KLB tiba di Jakarta petang hari. Bung Hatta menginap di rumah Sukarno di Jl Pegangsaan Timur Nomor 56 sebelum menuju Pelabuhan Merak. Bung Hatta melanjutkan perjalanan naik kereta melalui Stasiun Tanah Abang. Kereta tiba di Serang, petang hari. Bung Hatta dan rombongan bermalam lagi di rumah sahabatnya Kyai Ahmad Chatib, ketika pernah dibuang di Boven Digul. Gubernur Sumatra Teuku […] - [Menjaga Akar Deli: Mengapa Aset PTPN Tak Boleh Tumbang oleh Kepentingan?](https://sumatralink.id/menjaga-akar-deli-mengapa-aset-ptpn-tak-boleh-tumbang-oleh-kepentingan/): SUMATRALINK.ID – Oleh: Andi Firmansyah (* Lembaran foto hitam putih tentang persemaian tembakau atau zaadbeddingen di tanah Deli seolah menjadi lorong waktu untuk mengintip “surat lahir” Kota Medan. Hamparan bibit yang berbaris rapi di bawah peneduh rumbia tersebut bukanlah sekadar aktivitas bercocok tanam biasa. Itulah titik nol— sebuah tarikan garis sejarah yang mengubah hutan belantara menjadi kota metropolitan yang kini berdiri megah. Begitu dalamnya akar tumbuhan ini merasuk ke DNA Medan, hingga jejaknya abadi secara visual dalam ingatan kota. Tengok saja logo Pemerintah Kota Medan atau lambang Universitas Sumatera Utara (USU). Di sana, terselip gambar daun tembakau dengan gagahnya. Ini […] - [Bangun Lubis, Dosen yang Tak Meninggalkan Dunia Wartawan](https://sumatralink.id/bangun-lubis-dosen-yang-tak-meninggalkan-dunia-wartawan/): SUMATRALINK.ID, Palembang – Seperti dua sisi mata uang; itulah jiwa Bangun Parahuman Lubis, akrab disapa sejawat juniornya Bang Lubis. Dunia intelektual dan dunia kepenulisan sejak lama menyublim belahan jiwanya ketika menapaki jejak hidup di alam fana ini. Setamat kuliah di Jakarta, hingga memasuki usia lansia, lebih dari separuh hidupnya Bangun Lubis bergelut dengan profesi dosen dan wartawan. Dua status — yang boleh dikata — saling berkait, saling mengisi, dan saling bermetafora. Hijrah ke Palembang, ia diterima sebagai dosen. Dunia awal jejak karirnya. Ia tak melupakan jasa Ismail Djalili, pemilik yayasan pendiri yang juga ketua Stisipol Candradimuka, Palembang. “Saya tidak akan […] - [Tangan Dingin Imron Telurkan Juara Dunia](https://sumatralink.id/tangan-dingin-imron-telurkan-juara-dunia/): SUMATRALINK.ID, Lampung — Enam puluh lima tahun lalu, tak banyak yang berminat masuk padepokannya. Anak muda dan anak sekolah pun tak tertarik olahraga angkat besi. Dengan modal seadanya, Imron Rosadi tetap yakin padepokan angkat besinya akan berkibar di nusantara dan dunia. “Awal buka padepokan banyak yang tidak berminat, apalagi anak sekolahan,” kata Imron Rosadi (80 tahun), pemilik Padepokan Angkat Besi “Gajah Lampung” saat ditemui, beberapa waktu lalu. Seiring waktu berjalan, padepokan angkat besi Gajah Lampung yang berada di Jl Ahmad Yani, Kabupaten Pringsewu, Lampung, mulai diperhitungkan orang. Atlet-atlet angkat besi binaan Imron Rosadi dari tahun ke tahun menorehkan prestasi, tidak […] - [Diserang Gajah Way Kambas, Kepala Desa Braja Asri Meninggal Dunia](https://sumatralink.id/kepala-desa-braja-asri-meninggal-diserang-gajah/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Konflik manusia dan gajah di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung, Lampung, kembali menelan korban jiwa. Seorang Kepala Desa (Kades) Braja Asri, Darusman, menghembuskan nafas terakhirnya di hari terakhir pengujung tahun 2025 setelah ditemukan tergeletak di ladang kawasan TNWK, Rabu (31/12/2025) sekira pukul 10.30. Rekan korban, Chandra Bangkit Saputra Krana menyampaikan informasi berita duka atas meninggalnya Kepala Desa Braja Asri, Kabupaten Lampung Timur, sebagai korban konflik manusia dan gajah di Way Kambas. “Sampean uwong apik om. Sampean harus jadi korban terakhir konflik manusia dengan tempat tinggal gajah di Lampung Tumur,” tulis […] - [Di Pintu Masjid Masuk Seorang Penghuni Surga](https://sumatralink.id/di-pintu-masjid-masuk-seorang-penghuni-surga/): SUMATRALINK.ID — Ustadz Muhammad Kafi Hamdan pada akhir khotbah keduanya di Masjid Raya Al Bakry, Bandar Lampung, Jumat (19/12/2025) mengkisahkan, pada suatu majelis di masjid, Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) mengumumkan kepada jamaah, akan masuk seorang hamba Anshor lewat pintu itu dengan jenggot basah bekas wudhu dan memegang sandalnya yang lusuh. Dia seorang penghuni surga. Sahabat yang hadir pada majelis ilmu tersebut tercengang dan menerka-nerka. Hamba Allah yang masuk masjid dijamin masuk surga tersebut bukan Abubakar Ashsidiq Rodhiyallahuanhu (RA), bukan Umar bin Khotob RA, bukan pula Utsman atau Ali (RA), atau sahabat Nabi SAW lain yang sudah dikenal umum jamaah. […] - [Berlaku Adil dan Berbuat Baik](https://sumatralink.id/berlaku-adil-dan-berbuat-baik/): SUMATRALINK.ID — Suatu pagi, Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) duduk di beranda rumahnya. Utsman bin Mazh’um Rodhiyallahuanhu (RA) lewat dan tersenyum hendak berlalu meninggalkan Nabi SAW. “Tidakkah engkau duduk sejenak,” kata Rasul SAW sembari duduk menghadap kiblat. “Ya,” jawab Utsman. Keduanya memulai perbincangan singkat. Tiba-tiba, Rasul SAW membukakan matanya dan memandang ke langit. Utsman juga ikut memandang ke langit. Kemudian Rasul SAW mengarahkan padangannya ke sebelah kanan di tanah dan berpaling dari tempat duduknya. Utsman heran apa yang dilakukan Rasul SAW.  Ia memerhatikan kepala Rasul SAW bergerak-gerak, seakan memahami sesuatu. Rasul SAW masih belum bicara. Beliau mengalihkan pandangannya ke langit […] - [Mendagri Soal Surat Aceh Minta Bantuan ke PBB](https://sumatralink.id/mendagri-soal-surat-aceh-minta-bantuan-ke-pbb/): SUMATRALINK.ID, Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan mempelajari terkait Pemprov Aceh mengirimkan surat bantuan penanganan bencana kepada dua lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Mendagri mengaku hanya mendengar dan belum membaca surat tersebut. Dalam wawancaranya dengan beberapa wartawan, Mendagri menyatakan, kalau bantuan tersebut bersifat konseling, Indonesia masih mampu dan banyak. Namun, terkait dengan pengiriman surat kepala daerah kepada PBB, Mendagri tidak memberikan jawaban. Baca juga: Aceh Layangkan Surat ke PBB Minta Bantuan Penanganan Bencana Banjir Berikut wawancara doorstop beberapa wartawan dengan Mendagri Tito Karnavian seusai sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/11/2025) malam, yang dikutip dari tayangan video […] - [Belanda Malu Tak Mampu Taklukkan Aceh](https://sumatralink.id/belanda-malu-tak-mampu-taklukkan-aceh/): SUMATRALINK.ID — Kapal perang Belanda sudah berada di bibir pantai wilayah Aceh. Pengerahan kapal perang lengkap dengan senjata meriamnya siap menyerang rakyat di ujung utara Pulau Sumatra ini pada masa kolonial Belanda. Tercatat kapal perang andalan Belanda yang mengitari pesisir Aceh yakni Metalen Kruis, Citadel van Antwerpen, Sumatra Den Briel, Timor, Coehoorn, Telegraaf, Siak, Soerabaja, Admiraal, Zeeland, Watergeus, Hertog Bernhard, Admiral Koopman, Riouw, Banda, Ambonia, Bommelermaard, dan Borneo. Belanda selaku penjajah nusantara tidak puas bila belum menguasai wilayah Aceh. Padahal, sebelumnya,  Belanda berupaya untuk menguasai Aceh lewat serdadunya. Namun, untuk memenangkan perlawanan rakyat Aceh, Belanda terpaksa mengerahkan kekuatan perang total. […] - [Aceh Layangkan Surat ke PBB Minta Bantuan Penanganan Bencana Banjir](https://sumatralink.id/aceh-layangkan-surat-ke-pbb-minta-bantuan-penanganan-bencana-banjir/): SUMATRALINK.ID, BANDA ACEH – Sudah 18 hari penanganan pascabanjir bandang di Tanah Rencong yang terjadi pada Rabu (26/11/2025) belum teratasi dengan masif. Status bencana nasional yang ditunggu-tunggu tak kunjung tiba, Pemprov Aceh mencari solusi terbaik untuk rakyatnya yang terdampak banjir. Pemprov Aceh melayangkan surat kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui dua lembaganya yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan UNICEF. Dua lembaga tersebut diharapkan dapat membantu Aceh dalam penanganan pascabanjir bandang di 18 kabupaten di Aceh. Permohonan bantuan penanganan tanggap darurat pascabencana tersebut, karena dua lembaga PBB tersebut berpengalaman ketika turun di lapangan saat bencana gelombang tsunami di Aceh tahun […] - [Jurnalis dan Bencana](https://sumatralink.id/jurnalis-dan-bencana/): SUMATRALINK.ID – Oleh Nian Poloan (* Bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, mengingatkan saya pada bencana tsunami pada Desember 2004 lalu. Ini nggak bisa saya lupakan, karena saya ikut liputan dan menyaksikan secara langsung bencana terbesar nasional tersebut. Ketika bencana tsunami di Aceh terjadi, saya baru berhasil masuk pada hari kedua. Itu pun setelah penerbangan dari Medan ke Banda Aceh, dibuka oleh pesawat Garuda. Saya yang sudah memesan tiket dari hari pertama bencana, berhasil masuk dalam penerbangan pertama itu. Tak ada yang berbeda, ketika saya menjalani penerbangan pascabencana tsunami itu. Hanya saja, penerbangan yang semula […] - [Nasib Hamka Setelah Khotbah Jumatnya](https://sumatralink.id/nasib-hamka-setelah-khotbah-jumatnya/): SUMATRALINK.ID — Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau disapa Buya Hamka mendapat tekanan di sana sini. Di saat para ulama ‘mencari selamat’ pada pemerintahan Orde Lama (Orla), justru Hamka semakin ‘garang’ dalam menegakkan syariat Islam di Indonesia. Pada masa orla, indoktrinasi terhadap gerakan umat Islam makin masif. Tekanan terhadap jiwa umat Islam semakin gencar dan semakin membuat jiwa dan mental umat larut dalam ketidakpastian. Buya Hamka tak mau diam dalam menyikapi keadaan yang menimpa umat Islam. Tahun 1960, Hamka mendapat kesempatan khotbah Jumat di Masjid Al-Azhar, Jakarta. Dalam khotbahnya, Hamka menyatakan dengan tegas; sekarang ini Islam dalam bahaya. “Pada masa […] - [Kegigihan Rakyat Aceh Tamiang Melawan Belanda](https://sumatralink.id/kegigihan-rakyat-aceh-tamiang-melawan-belanda/): SUMATRALINK.ID — Sumatra masih berduka. Tiga provinsi; Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dilanda banjir bandang pada akhir November, Rabu (26/11/2025). Sepuluh hari pascabencana, daerah terdampak parah kerusakan dan jumlah korbannya salah satunya di Aceh Tamiang. Aceh Tamiang masih terisolir. Bantuan pemerintah dan relawan organisasi kemanusiaan masih sangat  sedikit yang berhasil menembus lokasi tersebut. Sementara korban meninggal dunia baik manusia maupun hewan ternak masih bergelimpangan di jalan-jalan dan dalam rumah penduduk. Bau tak sedap mulai menyengat. Sementara, penduduk yang selamat saat ini masih kebingungan untuk melanjutkan hidup setelah lebih dari sepekan menderita kelaparan dan kehausan. Bantuan pangan dan kesehatan yang […] - [Cara Umar Memanggul di Jalan Sunyi](https://sumatralink.id/cara-umar-memanggul-di-jalan-sunyi/): SUMATRALINK.ID — Suatu malam, seperti biasa, Khalifah Umar bin Khotob Rodhyallahunahu patroli kampung. Seorang ibu melintas sedang memanggul girbah (wadah air dari kulit) memasuki sebuah rumah. Tengah malam gelap ada seorang ibu bolak balik memanggul girbah. Umar heran. Ia mendekat. Ibu tersebut tak mengenalnya sebagai khalifah. Umar bertanya ikhwal  seorang ibu membawa air keluar masuk rumahnya malam-malam. Ibu itu mempunyai anak banyak. Sedangkan ia hidup bersama anak-anaknya tanpa suami. Tidak ada pembantu di rumahnya. Ibu tersebut harus menunggu sampai tengah malam saat anak-anakya tertidur untuk mengambil air keluar. Baca juga: Difitnah, Cara Hamka dan Pramoedya Saling Memaafkan Umar membantu ibu tersebut. […] - [Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Tempati Lahan Kota Baru Lampung](https://sumatralink.id/ijtima-jamaah-tabligh-dunia-tempati-lahan-kota-baru-lampung/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Ijtima (pertemuan) ulama Jamaah Tabligh (JT) Indonesia dan dunia berlangsung di lahan Pemprov Lampung, Kotabaru, Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, selama tiga hari, Jumat sampai Ahad (28-30/11/2025). Kegiatan keagamaan tersebut berpusat di Masjid Al Hijrah dan pelataran Komplek Pemprov Lampung, yang sebelumnya terbengkalai sejak belasan tahun lalu, sejak Gubernur Lampung Sjachroedin ZP tidak menjabat lagi. Ijtima ulama JT mendapat dukungan dari Pemprov Lampung, Polda Lampung, dan Kodam XX/Radin Inten, serta jajaran lainnya. Pelaksanaan ijtima ini menghadirkan jamaah dari nusantara dan manca negara. Kehadiran jamaah JT ini berdatangan jauh sebelum pelaksanaan ijtima dimulai. Mereka ditempatkan di masjid, kantor […] - [Difitnah, Cara Hamka dan Pramoedya Saling Memaafkan](https://sumatralink.id/difitnah-cara-hamka-dan-pramoedya-saling-memaafkan/): SUMATRALINK.ID — Dua koran ibukota berhaluan komunis gencar menurunkan berita utama berbau fitnah. Novel Buya Hamka Tenggelamnya Kapal Van der Wijch dituduh hasil plagiat karangan pujangga Prancis Alvonso Care. Hamka baru saja pulih, setelah dirawat tiga bulan di rumah sakit dan di rumah. Kakinya terkilir di tangga sepulang Shalat Subuh di Masjid Agung, tahun 1960-an. Kakinya harus di gips, tulang tumitnya retak. Kalau berjalan harus bertongkat. Dua koran itu Harian Rakyat dan Harian Bintang Timur masif memberitakan tulisan Ki Panji Kusmin. Tulisannya mengulas bagaimana Hamka mencuri karangan asli pujangga Prancis itu. Tulisan itu dimuat juga di Lembar Lentera Koran Bintang […] - [Menyikapi Bencana Menimpa Kita](https://sumatralink.id/menyikapi-bencana-menimpa-kita/): SUMATRALINK.ID — Azan Isya’ berkumandang, si Fulan bersiap shalat berjamaah. Motornya pun siap meluncur ke masjid, yang agak jauh dari rumahnya. Muadzin selesai, si Fulan batal (kentut). Ia harus mengulangi lagi wudhu’-nya di kamar mandi. Sempat menyita waktu beberapa menit berwudhu dan berkemas lagi, si Fulan berangkat ke masjid, letaknya pinggir jalan lintas yang ramai lalu lintas kendaraan. Di pertigaan jalan yang gelap, tidak biasanya macet kendaraan. Orang-orang pada ramai berkerumun dan riuh. “Baru saja terjadi tabrakan motor dan mobil. Orang yang dimotor terpental jauh,” kata seorang warga saat ditanya si Fulan saat menghentikan motornya di lokasi kejadian persis depan […] - [Banjir Bandang Terjang Padang Panjang](https://sumatralink.id/banjir-bandang-terjang-padang-panjang/): SUMATRALINK.ID, PADANG — Banjir bandang terjadi di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, Kamis (27/11/2025). Material banjir bandang menerjang Jembatan Kembar di Silaing Bawah, sehingga arus lalu lintas jalan terputus. Keterangan yang diperoleh Sumatralink.id, Kamis (27/11/2025) malam, banjir bandang yang membawa material dari perbukitan tersebut menghantam jembatan dan pemukiman penduduk. Material banjir bandang merusak rumah dan diduga banyak warga menjadi korban akibat tertimbun. Berdasarkan keterangan Polres Padang Panjang, pada Kamis siang, banjir bandang terjadi sejak siang. Personil polisi dan TNI, BPBD dan Tagana, juga tim kesehatan pemerintahan masing melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap korban […] - [PFI dan IJTI Lampung Desak Polisi Tindak Pengancam Jurnalis Kompas TV](https://sumatralink.id/pfi-dan-ijti-lampung-desak-polisi-tindak-pengancam-jurnalis-kompas-tv/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Pewarta Foto Indonesia (PFI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat terhadap pengancam jurnalis Kompas TV. Pengancaman kelompok preman terjadi saat jurnalis tersebut meliput kasus dugaan pemerasan terhadap warga pemilik lahan di Desa Legundi, Ketapang, Lampung Selatan, Senin (25/11/2025). Ketua PFI Lampung Juniardi mengecam dan mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus insiden berupa intimidasi dan ancaman terhadap jurnalis Kompas TV Teuku Khalid Syah saat menjalankan tugas jurnalistik di Lampung Selatan. Ia mengatakan, insiden terjadi saat jurnalis Kompas TV sedang meliput kasus kontrversial di Kabupaten Lampung Selatan, yang diduga menyentuh kepentingan […] - [Ada Pak Suli di Bungalo Bung Hatta](https://sumatralink.id/ada-pak-suli-di-bungalo-bung-hatta/): Bungalo Bung Hatta di Megamendung, Jawa Barat. (Foto: Muthiah Alhasany/kompasiana) SUMATRALINK.ID — Tak habis menceritakan sisi kehidupan Bung Hatta, proklamator kemerdekaan Indonesia. Di balik sisi kebaikan dan seriusannya kepada semua orang, Bung Hatta juga bisa marah bila sesuatu tidak sesuai dengan logika berpikirnya. Kesibukan dalam mengurus negara, Bung Hatta tak pernah melupakan untuk bersama keluarga. Meski sesekali, ia menyempatkan diri untuk berkumpul dengan istri dan anak-anaknya di akhir pekan. Rahmi, istri Bung Hatta telah bersiap berangkat. Peralatan rumah tangga dan bahan makanan sudah dikemas. Sengaja Rahmi menyiapkan bahan pokok merangkap untuk stok liburan pekan depan.  Keluarga Bung Hatta akan berlibur […] - [Mesin Jahit Rahmi dan Rahasia Bung Hatta](https://sumatralink.id/mesin-jahit-rahmi-dan-rahasia-bung-hatta/): SUMATRALINK.ID — Keteguhan prinsip Mohammad Hatta, dalam berbagai hal telah teruji. Mempertahankan prinsip itu , Bung Hatta rela mengundurkan diri sebagai wakil presiden. Tak hanya bernegara, ternyata prinsip ini juga ia tebarkan di keluarganya. Bung Hatta menikahi Rahmi pada 18 November 1945. Memang, tekad Bung Hatta sejak awal, belum mau menikah bila Indonesia belum merdeka. Dengan Yuke, panggilan akrab Rahmi, terpaut jauh lebih tua umurnya. Pernikahan Hatta dan Rahmi sengaja dibuat acara sederhana di Megamendung, sebuah bungalow Bung Hatta. Bung Karno datang bersama Fatmawati, istrinya. Bung Karno menjadi saksi akad nikah mereka. Ada hal menarik dalam pernikahan proklamator Indonesia ini. […] - [Radio Cawang Terinspirasi Pidato Sukarno](https://sumatralink.id/radio-cawang-terinspirasi-pidato-sukarno/): SUMATRALINK.ID — Kehadiran radio menjadi dambaan masyarakat kala itu. Tapi, pada zaman baheula, radio masih langka dan mahal. Ketiadaan perangkat radio, informasi tak tersebar cepat dan luas di masyarakat pelosok dan pegunungan. Pada zaman pra dan pascakemerdekaan, hanya kalangan tertentu yang memiliki radio dan televisi. Selebihnya, mereka memeroleh informasi dari mulut ke mulut atau dari koran atau selebaran, yang itupun frekwensi terbitnya tak menentu. Kondisi ini membuat hati Thayeb Mohammad Gobel, bapak kandung Rachmat Gobel, tergerak. Ebu, panggilan kecil Thayeb, putra Gorontalo, kelahiran 12 September 1930,  terinspirasi dengan pidato Presiden Sukarno untuk mengisi kekosongan informasi di masyarakat. Pada suatu acara, […] - [Pejuang Keluarga di Tepian Musi](https://sumatralink.id/pejuang-keluarga-di-tepian-musi/): SUMATRALINK.ID, PALEMBANG — Mentari beranjak naik, terpal kapal motor mulai tersingkap. Deru perahu getek mengiringi hempasan gelombang air, menambah kehangatan segelas kopi pagi dan pisang goreng di tepian Sungai Musi. Para pejuang keluarga bersiap melebur tenaga dan keringat. Alas punggung dan handuk kecil telah melingkar di leher. Topi dan penutup muka sudah terpasang. Mereka bersigap tempur berkelindan nafas berat sepanjang hari. Tak ada kata lelah, tak ada kata malas. Mereka bergelut alot dengan waktu dan cuaca. Mereka bergegas mencari cuan sebanyak-banyaknya di hari itu. Tak pulang sebelum mengantongi rezeki demi keluarga. Selagi Sungai Musi belum surut, saat itulah rezeki mengalir […] - [Bila Imam Keliru, Bila Imam Batal](https://sumatralink.id/bila-imam-keliru-bila-imam-batal/): SUMATRALINK.ID — Shalat berjamaah pahalanya tiada sebanding dengan shalat sendirian. Seorang imam adalah nakhoda shalat. Imam harus pandai membaca jarum kompas, sedangkan makmum sami’na wa ato’na. Makmum menunjuk imam shalat tidak sembarang. Sebagai nakhoda shalat, banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Setidaknya, seminimal mungkin syarat harus ada pada diri calon imam, agar shalat diterima. Seorang yang ditunjuk imam juga tidak sembarangan, atau sembrono melakukan hal yang diluar ketentuan jalannya shalat. Ia harus bertanggung jawab habluminnallah wa habluminannas. Tidak neko-neko, tidak jumawa, dan tidak asal-asalan. Persoalannya, bagaimana kalau imam itu keliru dalam shalat, atau batal ketika shalat? Maka, tugas makmum mengingatkan; sekali, […] - [Umar Menangis, Nabi: Aku Bukan Raja](https://sumatralink.id/umar-menangis-nabi-aku-bukan-raja/): SUMATRALINK.ID — Umar bin Khotob Rodhiyallohunahu (RA) masuk ke rumah Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW). Sejenak melepas lelah,  ia memandangi perabotan dalam rumah kecil Nabi SAW di Madinah. Tak ada yang aneh apalagi istimewa perabotan rumah tangga suami Aisyah Rodhiyallahuanha (RH) itu. Tak ada perhiasan atau gemerlap benda bergelantungan di ruang tamunya, layaknya seorang pembesar sebuah negeri. Umar RA hanya melihat ada sebuah guriba (tempat air) yang terbuat dari kulit kambing tergatung di sisi dinding dalam ruangan itu. Guriba tersebut digunakan Nabi SAW hanya untuk berwudhu tatkala bangun malam untuk Shalat Tahajud. Keesederhanaan seorang utusan (Rasul) Allah Subhanahuwata’ala (SWT), seorang […] - [SPBU Srimenanti 'Mengecor' Solar  dalam Bak Truk Malam Hari](https://sumatralink.id/spbu-srimenanti-mengecor-solar-dalam-bak-truk-malam-hari/): SUMATRALINK.ID, Lampung — Saat mobil, truk dan bus penumpang rela antre panjang ingin mengisi solar bersubsidi di berbagai SPBU wilayah Lampung, ada pengelola SPBU ‘mengecor’ solar subsidi ke banyak jeriken, drum, dan bahkan tandon dalam truk pada malam hari, saat SPBU tutup. Warga setempat beramai-ramai menggerebek SPBU ‘mengecor’ solar ke mobil truk berisi tandon muatan seribuan liter di SPBU Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Ahad (16/11/2025) dini hari. SPBU Srimenanti dengan leluasa mengisi solar subsidi ke satu truk yang telah ditutupi terpal  pada dini hari, di saat SPBU tersebut tutup. Padahal, sebelumnya pada petang hari terjadi antrean […] - [Mengais Rezeki di Tambak Udang](https://sumatralink.id/mengais-rezeki-di-tambak-udang/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Tak ada hari libur bagi Juwairiyah. Ibu paruh baya ini sehari-hari bergelut dengan buih atau busa tambak udang. Lengah sedikit, buih di atas air menggunung, udang-udang windu pun terancam mati. “Kalau tidak cepat dibuang (busa), dimakan udang lagi jadi penyakit dan mati (udangnya),” kata Juwairiyah, saat ditemui belum lama ini.  Ibu tiga anak ini mengaku senang ada penghasilan membantu suami untuk keluarga. Selagi kincir air tambak berputar, Juwairiyah bersama ibu-ibu rumah tangga kampung setempat hadir.  Mereka tak kenal lelah, demi meraih tambahan ‘asap dapur’. Tambak-tambak udang di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung menambah lapangan kerja baru, […] - [Penyelundupan 467 Burung dalam Bus Penumpang Digagalkan](https://sumatralink.id/penyelundupan-467-burung-dalam-bus-penumpang-digagalkan/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Sebanyak 467 burung berbagai jenis gagal diselundupkan ke Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta, pada Jumat (14/11/2025) malam. Burung-burung tersebut berasal dari Bandarjaya, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, dibawa bus penumpang antarprovinsi. Tim gabungan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Lampung bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Jaringan Satwa Indonesia, dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni menggeledah bus penumpang umum di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Tim menemukan 467 ekor burung berbagai jenis yang disembunyikan dalam bus penumpang antarprovinsi. Petugas menemukan burung di dalam 16 boks di dalam bagasi bawah bus, dan 1 kardus berisi burung yang diletakkan di bagian […] - [Hati-hati Tabungan di Rekening, Nasabah BRI Ludes Rp 200 Juta](https://sumatralink.id/hati-hati-tabungan-di-rekening-nasabah-bri-ludes-rp-200-juta/): SUMATRALINK.ID, MEDAN – Bagi yang memiliki rekening tabungan di bank, tetap waspada dan tidak lalai dengan saldo uangnya. Seorang ibu, nasabah bank pelat merah BRI di Unit Laubaleng, Kantor Cabang Kabanjahe, Sumatra Utara, uang tabungannya Rp 200 juta ludes tak bersisa ditilap si pencuri, Selasa (11/11/2025). Video ibu yang memiliki akun medsos @ownerribunacollection ini viral, setelah mengunggah kejadian raibnya uang ratusan juta rupiah di rekening tabungannya. Ibu tersebut menangis sejadi-jadinya dan tidak menyangka uang simpanannya hilang begitu saja dalam sekejab tak bersisa lagi alias nihil. 2. BRI akan melakukan penggantian dana yang hilang tersebut, apabila terbukti nasabah tidak melakukan kelalaian […] - [Mengenal Agoestjik Bakri, Pejuang Kemerdekaan Sumsel](https://sumatralink.id/mengenal-agoestjik-bakri-pejuang-kemerdekaan-sumsel/): SUMATRALINK.ID, PALEMBANG  – Siapa itu AKBP Agoestjik Bakri? Generasi terkini (milenial) boleh jadi tak mengenalnya. Tapi, AKBP Agoestjik Bakri menjadi nama jalan di kawasan Makrayu, Talang Kerangga, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang. Sedangkan generasi “kolonial”, sosok Agoestjik Bakri sudah tidak asing. Ia dikenal penduduk asli kawasan Jl Makrayu, Jl Rambutan, perumahan Talangsemut dekat ‘Kambang Iwak’, Suro, terutama di Tanah Mungguk (dekat Jembatan Musi 6 sekarang). Zainab, kelahiran Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung pada 22 Desember 1925. Selama menikah dengan Agoestjik selalu bersama kapan dan dimanapun bertugas, baik di Sumatra Selatan maupun Lampung. Sebagai seorang istri polisi, […] - [Pejuang Sumatra Gele Harun dan Rahmah El Yunusiyah Dapat Gelar Pahlawan Nasional](https://sumatralink.id/pejuang-sumatra-gele-harun-dan-rahmah-el-yunusiyah-dapat-gelar-pahlawan-nasional/): SUMATRALINK.ID, Jakarta – Dua tokoh asal Sumatra yakni Gele Harun Nasution (asal Provinsi Lampung) dan Rahmah El Yunusiyah (Sumatra Barat) mendapat prioritas gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini. Selain dua orang ini, terdapat 24 orang lagi prioritas Pahlawan Nasional. Para penerima prioritas gelar Pahlawan Nasional diantaranya, Presiden ke-2 RI Muhammad Soeharto (Jawa Tengah), Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Jawa Timur), KH Muhammad Yusuf Hasyim (Jawa Timur), Demmantande (Sulawesi Barat), KH Abbas Abdul Jamil (Jawa Barat), Marsinah (Jawa Timur), dan Abdoel Moethalib Sangadji (Maluku). Selain itu, terdapat juga Ali Sadikin (DKI Jakarta), Letkol […] - [Dituding Pengkhianat Reformasi, Cak Nun: Saya Berjuang Setengah Abad](https://sumatralink.id/dituding-pengkhianat-reformasi-cak-nun-saya-berjuang-setengah-abad/): SUMATRALINK.ID – Dua hari sebelum lengser, Presiden Soeharto mengundang sembilan tokoh Islam vokal di Istana Negara, Jakarta. Di tengah krisis moneter dan aksi mahasiswa, Soeharto meminta saran dan nasihat para tokoh tersebut termasuk Cak Nun alias Emha Ainun Nadjib. Sembilan tokoh Islam yang dikenal kritis tersebut yakni KH Ali Yafie, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Ma’ruf Amin, KH Ahmad Bagja, KH Cholil Baidlowi, H Abdul Malik Fajar, H Sutrisno Muhdam, Nurcholish Madjid, dan Emha Ainun Nadjib. Pertemuan dengan orang nomor satu pembesar Orde Baru yang berkuasa penuh selama 32 tahun pada 19 Mei 1998 tersebut, menjadi cikal bakal kelompok […] - [Dapur MBG Meningkat, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak](https://sumatralink.id/dapur-mbg-meningkat-harga-kebutuhan-pokok-melonjak/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Sejak menjamurnya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), harga-harga komoditas dapur rumah tangga jadi cenderung naik. Kondisi ini diduga pemicunya terjadi lonjakan belanja dapur MBG di pasar-pasar. “Sekarang harga-harga (kebutuhan dapur) tidak turun-naik lagi (sesuai dengan musim panen),” kata Yuli, seorang ibu rumah tangga di Pasar ‘Tempel’ Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (1/11/2025). Keluhan Yuli dan juga para ibu rumah tangga ini beredar di pasar beberapa pekan terakhir. Harga-harga yang naik diantaranya cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kentang, kacang-kacangan, dan sebagainya. “Mana mungkin turun lagi, soalnya yang belanja borongan (partai […] - [Amri Yahya, Maestro Lukis Yogyakarta Bukan Palembang](https://sumatralink.id/amri-yahya-maestro-lukis-yogyakarta-bukan-palembang/): SUMATRALINK.ID – Oleh M Iqbal J Permana (* Jika Anda berpikiran seperti itu dapat dipastikan Anda dari generasi milenial atau orang Jogja yang semasa kecilnya tinggal di Jogja. Begitu kuatnya tertanam brand image Amri Yahya dengan pengembangan lukisan batik kontemporer periode tahun 1970 dan 1980-an, ketika Pak Harto (presiden ke-2) dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX mengangkat derajad batik dari sekedar bawahan (jarik) menjadi atasan. Dan membuka pakem bahwa batik hanya boleh dikenakan sebagai kain bukan “baju batik” yang kita kenal saat ini. Siapa berani mengeklaim bahwa ini adalah ide dan kearifan “raja jawa” untuk mengangkat batik menjadi pakaian global? Karena […] - [Menyekolahkan Orangutan, Menyelamatkan Jiwanya](https://sumatralink.id/menyekolahkan-orangutan-menyelamatkan-jiwanya/): SUMATRALINK.ID, PALANGKARAYA — Anok minggat. Ia bosan tinggal di kelas. Keramaian orang membuatnya kabur dari sekolah.  Sri Rahayu, gurunya, sibuk. Ia berlarian sembari berteriak keras; memanggil-manggil si Anok. Anok tak peduli, ia tetap bertahan dan bertengger di ranting pepohonan yang tinggi. Kelakuan si Anok, membuat sejumlah pengunjung Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng, Palangkaraya, Provinsi  Kalimantan Tengah (Kalteng) terkesima. Semua mata pengunjung tertuju ke atas pohon: menyaksikan atraksi Anok, individu orangutan binaan, yang bergelantungan di pohon hutan pendidikan (Arboretum). Anok, orangutan betina usia delapan tahun salah satu dari 250 individu orangutan Kalimantan (termasuk empat bayi) ikut program reintroduksi BOS […] - [Kisah Pilu Perjuangan Ulama dan Santri Melawan Penjajah](https://sumatralink.id/kisah-pilu-perjuangan-ulama-dan-santri-melawan-penjajah/): SUMATRALINK.ID – Pemerintahan kolonial Belanda mengalami krisis moneter parah, setelah terlibat berbagai perang di Eropa dan nusantara Indonesia pada abad ke-19. Agar ekonomi tidak runtuh, Gubernur Jenderal Van Den Bosch menerapkan sistem pajak kepada pribumi khususnya kalangan muslim. Pemerintah kolonial Belanda mengalami krisis moneter berat karena terlilit utang kepada East Indian Company. Untuk menarik pajak natura, Belanda menerapkan sistem tanam paksa kepada pribumi khususnya petani Muslim di Pulau Jawa. Belanda faham, sistem pajak tidak ditarik dalam bentuk uang, akan tetapi natura (pangan hasil pertanian). Hal ini belajar dari pengalaman masa lalu, sistem pajak uang ini gagal diterapkan pada zaman Letnan […] - [Aceh Terbanyak Jumlah Ustadz di Sumatra, Lampung Peringkat 2](https://sumatralink.id/aceh-terbanyak-jumlah-ustadz-di-sumatra-lampung-peringkat-2/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Provinsi Aceh menempati peringkat pertama jumlah ustadz (guru agama Islam) di Pulau Sumatra berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) RI yang dilansir 16 Oktober 2025. Sedangkan Provinsi Lampung di peringkat kedua, dan secara nasional  Jawa Barat berada di posisi teratas. Dalam keterangannya, Kemenag RI menyebutkan secara nasional total jumlah ustadz di Indonesia sebanyak 241.172 orang. Para ustadz ini tersebar di 42.391 pondok pesantren (ponpes) aktif berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan sebaran para ustadz di provinsi, Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah ustadz terbanyak di Indonesia yakni 50.318 orang. Peringkat kedua Provinsi Jawa Tengah sebanyak 46.706 orang, dan peringkat […] - [Muhammadiyah Organisasi Keagamaan Terkaya Ke-4 di Dunia](https://sumatralink.id/muhammadiyah-organisasi-keagamaan-terkaya-ke-4-di-dunia/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Muhammadiyah, organisasi keagamaan tertua di Indonesia berada di urutan keempat dunia organisasi keagaaman di dunia berdasarkan data yang dirilis Lembaga Riset dan Data Statistik Asia Tenggara Seasia Stats pada Maret 2025. Kekayaan organisasi Muhammadiyah ini ditaksir sebanyak Rp454,24 triliun. Dalam usianya lebih dari satu abad, Muhammadiyah dalam survey lembaga tersebut, kedudukannya sejajar dengan organisasi keagamaan dunia terbesar. Dalam akun IG @infipop.id, lembaga riset Seasia Stats merilis peringkat organisasi keagamaan terkaya di dunia. Di peringkat teratas, The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints memiliki kekayaan sekitar USD265 miliar (Rp4.305 triliun). Posisi kedua ditempati Gereja Katolik di Jerman […] - [Demi Hidup, Ibu Ini Rela Mengupas Kayu Gelam](https://sumatralink.id/demi-hidup-ibu-ini-rela-mengupas-kayu-gelam/): SUMATRALINK.ID, MESUJI — Tumpukkan batang kayu gelam, menjadi pemandangan rutin Rohina. Ibu berusia 41 tahun itu rela melepaskan aktivitas wajib seorang istri  di rumah dari pagi hingga petang, demi mencari nafkah tambahan suami untuk kebutuhan keluarga. Kayu gelam yang berada di Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung , satu-satunya mata pencarian ibu beranak tiga tersebut untuk menyambung hidupnya sehari-hari. Selepas sarapan pagi, ia berangkat ke pinggir kali atau kanal buatan. Ribuan kayu gelam, satu per satu dipisahkan. Ukuran besar dan kecil menjadi prioritas Rohina untuk mendapat upah dari majikan. Pekerjaan menguliti kayu gelam, sudah ia […] - [Listrik Nonstop, Stok Ikan Nelayan Pulau Sebesi Melimpah](https://sumatralink.id/listrik-nonstop-stok-ikan-nelayan-pulau-sebesi-melimpah/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG –- Setelah puluhan tahun ‘menikmati’ separuh malam lampu listrik, warga Pulau Sebesi bersyukur. Kehadiran listrik PLN nonstop (24 jam) beberapa tahun terakhir, membuat aktivitas melaut nelayan dan anak sekolah seperti “hidup” kembali, setelah “mati suri” sekian puluh tahun. Seorang warga Dusun Regahan Lada III, Yusuf, biasanya menjual ikan hasil tangkapan ikan nelayan di lingkungan warga dusunnya saja. Ikan-ikan laut itu tak bisa dibawa ke luar pulau. Tidak adanya es batu (pendingin), membuatnya menjual ikan dengan harga miring, agar habis terjual. Tidak ada jalan lain untuk menyimpan ikan hasil tangkapan nelayan kecuali ada mesin pendingin (kulkas atau freezer), atau […] - [Asamnya Belimbing Wuluh Bermanfaat bagi Kesehatan Tubuh](https://sumatralink.id/asamnya-belimbing-wuluh-bermanfaat-bagi-kesehatan-tubuh/): SUMATRALINK.ID – Terkadang bila lagi musimnya, buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) banyak berjatuhan dan membusuk di tanah. Nah, daripada mubazir, buah belimbing wuluh tersebut sebaiknya dapat dimanfaatkan dan dikonsumsi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan tubuh manusia.  Belum banyak yang tahu kalau buah belimbing wuluh ini berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Tak hanya buahnya, daun dan bunganya juga sangat berkhasiat untuk mengatasi kesehatan tubuh. Di dalam buah belimbing wuluh, seperti dikutip halodoc.com, mengandung antioksidan dan memiliki efek astringen, karena kandungan asamnya yang tinggi. Apa saja manfaat belimbing wuluh bagi kesehatan? Membantu mengatur kadar gula darah Buah belimbing wuluh mengandung banyak flavonoid […] - [Purbaya dan Dialektika Baru Politik Ekonomi RI](https://sumatralink.id/purbaya-dan-dialektika-baru-politik-ekonomi-ri/): SUMATRALINK.ID – Oleh Ruben Cornelius Siagian (* Fenomena menarik sedang terjadi di awal masa pemerintahan baru menuju 2029. Nama Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang baru menjabat, mendadak mencuri sorotan publik. Dari kebijakan yang mengguncang pasar hingga gaya komunikasinya yang blak-blakan, Purbaya menampilkan wajah teknokrat yang tak biasa: keras pada angka, tapi santai di depan kamera. Namun yang lebih menarik, kiprah Purbaya kini dipandang sebagai ujian bagi arah politik ekonomi nasional, apakah Indonesia benar-benar memasuki era “Penyeimbang Baru” antara populisme politik dan rasionalitas teknokratis? Sebab di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto dikenal sebagai figur dengan orientasi populis-sosialis, dengan gagasan besar […] - [Prabowo Pukul Meja di Sidang PBB: Diplomasi atau Emosi?](https://sumatralink.id/prabowo-pukul-meja-di-sidang-pbb-diplomasi-atau-emosi/): SUMATRALINK.ID – Oleh Aisyah Syaidhatil Ilmi (* Panggung sidang PBB New York Amerika serikat, biasanya diwarnai Bahasa diplomasi yang baik, halus, penuh sopan santun, dan kalimat yang terukur. Namun momen yang berbeda muncul Ketika presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba-tiba memukul meja saat menyuarakan dukungan untuk Palestina. Aksi tersebut sontak menarik perhatian dunia dan menimbulkan pertanyaan: Apakah pukulan meja tersebut merupakan strategi diplomasi simbolik atau sekedar luapan emosi spontan saja? Konsistensi Indonesia mendukung Palestina Dukungan Indonesia terhadap Palestina bukanlah hal baru. Sejak awal kemerdekaan, politik luar negeri Indonesia menegaskan prinsip “Bebas Aktif” yang diwujudkan dalam solidaritas terhadap bangsa-bangsa yang masih […] - [Pelanggan dan Pembaca Setia Kolom Hikmah Koran Republika Wafat](https://sumatralink.id/pelanggan-dan-pembaca-setia-kolom-hikmah-koran-republika-wafat/): SUMATRALINK.ID – Dari sekian pembaca, Masiran Malkan (71 tahun), salah seorang pelanggan sekaligus pembaca setia kolom Hikmah koran Republika. Keistiqomahan Masiran ini, ia tekuni sejak awal koran terbit 4 Januari 1993 hingga koran itu tutup pada 31 Desember 2022. Tidak banyak pembaca sekaligus pengkoleksi kliping berbagai penulis kolom Hikmah koran Republika selama 29 tahun. Sejak beralih dari koran ke digital online, Masiran Malkan sudah jarang melihat dan membaca tulisan kolom Hikmah layaknya koran. Ketika berkunjung ke rumahnya di Jl Arimbi Perum Beringin Jaya, Kemiling, Bandar Lampung, Masiran Malkan pernah menunjukkan koleksi kumpulan kliping tulisan Hikmah koran Republika. Waktu itu, Masiran […] - [Secuil Cerita Bung Hatta Ingin Hadiri HUT ABRI 5 Oktober 1974](https://sumatralink.id/secuil-cerita-bung-hatta-ingin-hadiri-hut-abri-5-oktober-1974/): SUMATRALINK.ID – Peletakan jabatan wakil presiden (wapres) pada akhir tahun 1956, tonggak berpisahnya dwitunggal Sukarno – Hatta. Setelah nyaris tidak beraktivitas dengan pemerintahan dan politik hingga berganti rezim (Sukarno ke Soeharto), Proklamator Bung Hatta mengisi pensiunnya dengan menulis dan mengajar. Seiring waktu, tiba-tiba ada keinginan kuat dari Bung Hatta ingin menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ABRI, yang selama masa purbabaktinya sempat terabaikan. Niat tulus dan ikhlas untuk hadir pada hari jadi ABRI pada 5 Oktober 1974 ia sampaikan kepada Rahmi, istrinya. Rahmi jelas kaget. Hari itu, 4 Oktober 1974, sehari sebelum HUT ABRI. Tidak ada undangan dari istana, apalagi dari […] - [Belajar Hidup dari Kisah Pipit Senja](https://sumatralink.id/belajar-hidup-dari-kisah-pipit-senja/): SUMATRALINK.ID — Tulisan AS Laksana berjudul “Serenada Pipit Senja” yang apik setidaknya telah memaknai kita semua tentang apa artinya hidup? Hidup itu berproses, hidup penuh suka-duka, hidup penuh cobaan sekaligus harapan. Etty Hadiwati Arief alias Pipit Senja penulis senior yang usianya 69 tahun telah mengkaryakan 208 judul buku mayoritas novel telah banyak melewati masa-masa pelik, kelam, dan suram, tapi penuh bermakna. Banyak hal yang dipetik dari kisah Pipit Senja yang dinukil AS Laksana di akun FB-nya. Beberapa hal menjadi pelajaran hidup bagi manusia. Hidup ini penuh cobaan dan ujian. Sejak bocah, ia sudah divonis mengidap penyakit “thalassemia”, penyalit serius. Ia […] - [Menolak Komunis Masuk Kabinet, Hatta Mundur dari Wapres](https://sumatralink.id/menolak-komunis-masuk-kabinet-hatta-mundur-dari-wapres/): SUMATRALINK.ID – Dwitunggal proklamator Sukarno – Hatta menjadi pilar utama dalam suksesnya proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Namun, duet tokoh tersebut dalam memimpin negara dan bangsa yang masih muda ini tak selamanya seiya dan sekata dalam setiap keputusannya. Kedua tokoh bangsa ini memiliki kekhasan tersendiri dalam memimpin bangsa. Presiden Sukarno dikenal menggebu-gebu namun jelas dalam setiap sikap dan tindakannya, sedangkan Mohammad Hatta dikenal landai namun tegas dalam keputusannya. Perbedaan pemikiran yang mencolok kedua tokoh bangsa ini selama memimpin negara yang dinilai masih muda, sangat dibutuhkan untuk saling melengkapi kekurangan pada diri masing-masing. Kontradiksi yang terjadi dalam menyikapi suatu permasalahan […] - [Sebaki Kurma Hadiah Pelaku Gibah](https://sumatralink.id/sebaki-kurma-hadiah-pelaku-gibah/): SUMATRALINK.ID – Biasanya seseorang yang memiliki keunggulan dalam ilmu atau keahlian dalam keterampilan akan mendapatkan hadiah (reward), namun ini sebaliknya ada seseorang yang memiliki karakter negatif malah justru juga mendapat hadiah. Seperti apakah orang yang mendapat hadiah atas karakter negatifnya? Seorang ulama tabiin Syaikh Hasan al-Bashri, lahir di Madinah pada 21 Hijriah (642-728 Masehi) menceritakan pada zamannya ada seorang hamba yang mengadukan kisahnya karena diumpat (digibah) si fulan beberapa waktu lalu. Seorang hamba tersebut, tatkala mendengar informasi dari orang langsung mendatangi rumah pelaku gibah tersebut dan memberikan sebaki (senampan) berisi kurma ruthob (basah) kepadanya. Pelaku gibah tersebut kaget dengan kedatangan […] - [Dituduh PKI, Eks Gubernur Sumsel Ditangkap CPM](https://sumatralink.id/dituduh-pki-eks-gubernur-sumsel-ditangkap-cpm/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Tidak ada angin tidak ada badai, tiba-tiba Mohammad Isa, eks gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) kedua ditangkap. Diduga terkait dengan PKI, ia dijebloskan ke penjara di Kantor CPM Jl Merdeka Kota Palembang, beberapa bulan. M Isa dikenal dokter gigi lulusan Stovit (School tot Opleiding van Indische Tandartsen) Surabaya, tahun 1936. Setelah lulus, lelaki kelahiran Binjai, Sumatra Utara, 4 Juni 1909 tersebut mengabdikan profesinya sebagai dokter gigi di Palembang sekitar tahun 1938-1945. Karirnya terus menanjak. Setelah memegang beberapa jabatan negara dan perusahaan perminyakan, ia dipercaya sebagai residen Palembang pada Mei 1946 – Oktober 1946. Dua bulan dari itu, […] - [Kasus Pesta Narkoba Pengurus Hipmi Lampung, Ormas Minta Transparan](https://sumatralink.id/kasus-pesta-narkoba-pengurus-hipmi-lampung-ormas-minta-transparan/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Kasus pesta narkoba lima orang pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung masih terus mendapat pengawalan sejumlah ormas. Massa mendatangi Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung meminta kasus hukumnya transparan. Massa dari beberapa ormas di Lampung kembali mendatangi Kantor BNNP Lampung di Telukbetung, Bandar Lampung, Selasa (16/9/2025). Mereka mempertanyakan dan mendesak lembaga pemberantasan narkoba tersebut transparan dalam pengusutan kasus lima orang pengurus Hipmi yang tertangkap tangan pesta narkoba beberapa waktu lalu. Kedatangan ormas tersebut ke kantor BNNP Lampung, karena dinilai tidak ada tindak lanjut dari tuntutan yang telah disampaikan pada aksi beberapa pekan lalu. Ketidakpuasan […] - [Relief-relief Candi Borobudur yang Disembunyikan](https://sumatralink.id/relief-relief-candi-borobudur-yang-disembunyikan/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) — Candi Borobudur dikenal candi agama Buddha berada di Magelang, Jawa Tengah. Saking besar dan tinggi juga luasnya, candi prasejarah ini mudah dilihat dari kejauhan. Candi ini banyak menyimpan cerita tersembunyi yang tidak tampak langsung pada relief-reliefnya. Untuk mengunjungi Candi Borobudur, bila dari Kota Semarang dapat ditempuh 100 km, sedangkan dari Kota Surakarta dapat ditempuh 86 km, dan dari Kota Yogyakarta hanya 40 km saja. Dalam sejarahnya, seperti dikutip Laboratorium Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro, Candi Borobudur berdiri sejak tahun 800 masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Candi ini memiliki beragam stupanya dengan gaya dan model khas […] - [282 Burung Asal Belitang Gagal Diselundupkan ke Jakarta](https://sumatralink.id/282-burung-asal-belitang-gagal-diselundupkan-ke-jakarta/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Sebanyak 282 individu burung berbagai jenis asal Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, gagal diselundupkan ke Jakarta, pada Jumat (12/9/2025) malam. Dari jumlah tersebut, terdapat 18 burung tergolong satwa dilindungi. Tim gabungan terdiri dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung (Karantina Lampung), Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung, dan BKSDA Lampung, dan Jaringan Satwa Indonesia mencurigai mobil minibus berpelat nomor polisi DK. Kendaraan minibus tersebut hendak menyeberang dari Sumatra ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Setelah diperiksa, petugas menemukan keranjang plastik sebanyak tujuh buah. Di dalam keranjang terdapat ratusan burung berbagai jenis. […] - [Lima Pengurus Hipmi Pesta Narkoba, Massa Datangi BNNP Lampung](https://sumatralink.id/lima-pengurus-hipmi-pesta-narkoba-massa-datangi-bnnp-lampung/): SUMATRALINK.ID, Lampung – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Anti-Narkoba Lampung (AANL) mendatangi Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung di Bandar Lampung, Senin (8/9/2025). Mereka mempertanyakan proses rehabilitasi rawat jalan lima pengurus Hipmi Lampung yang terjaring pesta narkoba di Hotel GM Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Menurut Koodinator AANL Destra Yudha, mereka meminta klarifikasi dari pimpinan BNNP Lampung terkait lima anggota dan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung dan lima perempuan berstatus pemandu lagu yang terjaring razia pesta narkoba di sebuah ruangan karaoke hotel berbintang lima di Kota Bandar Lampung, belum lama ini. “Kami menyampaikan beberapa tuntutan dan […] - [Mobilnya Ditembak, Belanda NICA Coba Bunuh PM Sjahrir](https://sumatralink.id/mobilnya-ditembak-belanda-nica-coba-bunuh-pm-sjahrir/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Tak hanya kalangan rakyat biasa yang disebut ekstrimis menjadi ancaman pembunuhan serdadu Belanda NICA, tetapi juga petinggi negara tak luput serangan. Saat menyetir mobil di Jalan Menteng, Jakarta, pada 26 Desember 1945, Perdana Menteri (PM) Sutan Sjahrir ditembak serdadu Belanda. Mobil PM Sjahrir sedang melaju di jalan tengah kota Jakarta tersebut pada siang hari bolong, telah diikuti serdadu Belanda NICA. Mereka mengejar mobil tersebut menggunakan mobil truk dan melepaskan beberapa tembakan mengenai mobilnya. Mobil truk berisi serdadu Belanda NICA sempat menyalip mobil Sjahrir dan menembaknya. Sjahrir yang menjadi sopir mobil tersebut langsung membelokkan arah masuk pekarangan […] - [Pendeta Bahira Yakini Kenabian Muhammad SAW Sejak Usianya 12 Tahun](https://sumatralink.id/pendeta-bahira-yakini-kenabian-muhammad-saw-sejak-usianya-12-tahun/): SUMATRALINK.ID – Sepeninggal kakeknya Abdul Mutholib, ia diasuh Abu Thalib, pamannya. Menginjak usia 12 tahun, Abu Thalib mengajak anak itu jalan sambil berdagang ke Negeri Syam dari Makkah. Belum tiba di Syam, ia bertemu dengan seorang Rahib (pendeta) di Bushra sudah masuk wilayah Syam dalam kekuasaan Romawi. Pendeta itu dikenal bernama Bahira, sedangkan nama aslinya Jurjis. Pendeta zaman itu dikenal taat dengan ajaran agama dan menguasai kitabnya. Ia meminta Abu Thalib dan anak itu mampir ke rumahnya. Pendeta itu menerima sekaligus melayani tamu istimewa dari Makkah. Mengapa istimewa, karena memang Pendeta Bahira sangat jarang keluar rumah, untuk menjaga dirinya dari […] - [Rumah Daswati, Saksi Sejarah Provinsi Lampung](https://sumatralink.id/rumah-daswati-saksi-sejarah-provinsi-lampung/): SUMATRALINK.ID, Lampung – Rumah Daswati yang berada di Jl Tulangbawang 11, Kecamatan Enggal, Kota bandar Lampung, menjadi saksi sejarah terbentuknya Provinsi Lampung pada 18 Maret 1964. Rumah bersejarah zaman kemerdekaan diusulkan menjadi cagar budaya. Rumah milik Achmad Ibrahim, pejuang kemerdekaan asal Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Lampung saat ini kondisinya rusak parah. Pemprov Lampung berkolaborasi dengan Pemkot Bandar Lampung, tim Ahli Cagar Budaya Lampung, dan Himpunan Mahasiswa Arsitektur Unila berupaya untuk merestorasi lagi Rumah Daswati. Nama Daswati yang melekat pada rumah perjuangan tersebut, karena pemilik  mulai menempati rumah tersebut pada 7 Maret 1963. Sejak itu, rumah tua tersebut menjadi Kantor Panitia Perjuangan […] - [Orang Kaya yang Saya Kenal](https://sumatralink.id/orang-kaya-yang-saya-kenal/): SEORANG bapak pensiunan pegawai negeri, usianya terpaut jauh di atas saya. Tapi, ia menginspirasi dalam hidup saya. Kenal pun dengan bapak tiga anak ini dalam suatu pengajian (taklim) di salah satu masjid di Bandar Lampung, malam Ahad, setelah ia beberapa tahun purnatugas dari sebuah instansi pemerintah. Seiring waktu berjalan, cerita beberapa tahun silam, saya agak terkagum tatkala mendapat kabar dari seorang jamaah kalau ia telah menghibahkan seunit mobil pakaian pribadinya berserta surat-suratnya kepada pengurus masjid pengajian tersebut. Niat menghibahkan mobil masih layak pakai ini, lantaran pengurus masjid kerap mengalami kesulitan alat transportasi dalam menjemput dan mengantar ustadz untuk kajian malam, […] - [Sukarno-Hatta, Dwitunggal yang Bercerai Saling Merindu](https://sumatralink.id/sukarno-hatta-dwitunggal-yang-bercerai-saling-merindu/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Dwitunggal Proklamator Kemerdekaan Indonesia Sukarno-Hatta dalam perjuangannya merebut kemerdekaan, tak selamanya berjalan seiring sekata. Duet Bung Karno dan Bung Hatta kerap berseberangan tapi dalam koridor untuk kepentingan bangsa dan negara. Bung Karno terbiasa bertindak langsung pada masalahnya, sedangkan Bung Hatta berlaku sangat hati-hati. Dengan pengalamannya, Bung Karno terbiasa menangani masalah langsung pada intinya, sedangkan Bung Hatta bertindak berdasarkan latar belakang intelektualnya. Perbedaan mencolok dua tokoh bangsa ini diakui masing-masing. Perbedaan cara pandang Bung Karno dan Bung Hatta seperti siang dan malam. “Perbedaan kami seperti siang dan malam, dan Hatta sama sekali tidak berobah pendiriannya,” kata Sukarno, […] - [Putra Lampung, Penulis Buku Fiqih Islam Legendaris](https://sumatralink.id/putra-lampung-penulis-buku-fiqih-islam-legendaris/): SUMATRALINK.ID (REPUBLIKA NETWORK) – Jikalau ia masih hidup, usianya seabad lebih seperempat tahun. Tapi, Allah Subhanahuwata’ala (SWT) berkehendak lain kepada hamba-Nya yang bernama Sulaiman Rasjid yang menutup mata di usia 75 tahun. Sulaiman Rasjid boleh jadi sudah tiada, tapi bukunya tetap ‘hidup’ sepanjang masa. Seorang anak desa yang kiprah hidupnya sudah melanglang buana di nusantara dan manca negara menghasilkan karya tulis yang monumental di Indonesia. Buku Fiqh (baca: fikih) Islam yang dirintis sejak tahun 1930-an dan terbit perdana 1954, menjadi buku legendaris yang dipakai di pondok pesantren, sekolah umum, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan Islam dan umum lainnya di Tanah […] - [Koruptor Itu Mewarisi Sifat Qorun](https://sumatralink.id/koruptor-itu-mewarisi-sifat-qorun/): SUMATRALINK.ID – Terkadang banyak orang tahan dan sabar ketika berada dalam kondisi kesulitan dan kekurangan. Tapi tidak banyak orang yang tahan dan sabar ketika sudah berada dalam kondisi kesenangan dan kelebihan, dalam hal harta dan jabatan. Setan tidak pernah tidur apalagi mengantuk melihat manusia dalam kondisi apapun untuk menggelincirkannya ke jalan yang sesat dan menyimpang. Segala cara dilakukan untuk menggoda dan menjerumuskan manusia ke lembah dan jurang kemurkaan dan kehinaan. Godaan setan ini tidak saja mengelabui dan memengaruhi kepada orang yang beriman atau tidak, berilmu ataupun jahil, taat ibadah atau awam, dan dalam kondisi status apapun ia dalam kehidupan sosial […] - [Secarik Kertas, Sukarno Menulis Kata-kata Proklamasi](https://sumatralink.id/secarik-kertas-sukarno-menulis-kata-kata-proklamasi/): SUMATRALINK.ID – Dalam kecaman tentara (kompetai) Jepang, para pejuang bangsa Indonesia terus melancarkan aksinya untuk menyatakan kemerdekaannya. Berita kekalahan Jepang terhadap sekutu tersebar masif, membuat kompetai melakukan penangkapan-penangkapan terhadap aktivis perjuangan. Proklamasi kemerdekaan Indonesia ini menjadi impian terindah rakyat Indonesia, yang selama berabad-abad dinantikan. Proklamasi itu untuk menyatakan hak hidup dan hak menentukan nasib bangsa Indonesia sendiri dengan cita-cita untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur. Para pemuda pejuang giat melancarkan aksinya agar proklamasi segera digaungkan. Sutan Sjahrir selaku pelopor bersama pemuda lainnya segera meminta secepatnya Sukarno atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Usulan Sjahrir ini didukung Mohammad Hatta. […] - [120 Burung Liar Asal Mesuji Gagal Dikirim ke Tangerang](https://sumatralink.id/120-burung-liar-asal-mesuji-gagal-dikirim-ke-tangerang/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Sebanyak 120 individu burung liar berbagai spesies asal Kabupaten Mesuji, Lampung, gagal dikirim ke Tangerang, Banten, Senin (14/7/2025). Ratusan burung tersebut disimpan di dalam bagasi bus dalam keranjang putih. Bus yang membawa burung-burung tersebut melintas di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin malam. Petugas gabungan terdiri dari Balai Karantina Satpel Pelabuhan Bakauheni, BKSDA, KSKP, dan JSI memeriksa bus dan ditemukan tiga keranjang plastik warna putih berisi ratusan burung hidup. “Petugas gabungan saat melakukan pengawasan rutin memeriksa sebuah bus yang melintas di area pelabuhan. Dalam bagasi kendaraan, petugas menemukan tiga keranjang plastik berwarna putih yang isinya burung hidup,” kata Kepala […] - [Nasikah, Portal Surga yang Tertutup](https://sumatralink.id/nasikah-portal-surga-yang-tertutup/): SUMATRALINK.ID – Jalan senyap itu akhirnya tiba juga. Sisa hidup tak membekas di ujung usia. Nasikah, nenek 74 tahun mau tak mau mulai menjejaki nasib hidup dan bergumul sesamanya dalam kesunyian batin di sebuah panti jompo. Benar kata pepatah, seekor itik mampu membersamai belasan anaknya, tapi seorang atau belasan anak justru tak mampu mengurusi seorang ibu di rumahnya sendiri. Nah, ini malah “membuang” ibu kandungnya. Aneh, ya. Tapi, nyata…. Tiga anak Nasikah, seorang anak lelaki yang mengurusinya telah meninggal dunia. Dua anak kandung perempuannya, justru tak mau lagi mengurusi ibu kandungnya sendiri. Mereka berdua, secara resmi menyerahkan ibu kandungnya dengan […] - [Ethiopia, Negeri Penyelamat Kaum Muslimin](https://sumatralink.id/negara-ethiopia-tak-seburuk-yang-dibayangkan-orang-2/): SUMATRALINK.ID, ADDIS ABABA — Ingat Ethiopia, ingat lagu Iwan Fals. Musisi asal jalanan ini memang (dulu) sangat bersahabat dengan kondisi alam dan sosial. Negara Ethiopia (masih) laparkah? Stigma ini masih menggema di benak orang, terutama generasi masa lalu. “Aku dengar jeritmu dari sini, aku dengar… Aku dengan tangismu dari sini, aku dengar… Namun, aku hanya bisa mendengar, aku hanya bisa sedih Hitam kulitmu, sehitam nasibmu kawan….” Kekeringan, kelaparan, dan kematian menghiasi berita radio dan televisi di Indonesia setiap hari. Aku dengar, dan aku hanya menonton rintihan bayi, anak-anak, dan orang tua kurus kering. Tulang belulang hanya berbalut kulit setipis ari. […] - [Dua Sosok Pahlawan Sumsel Jadi Ajang Lomba Lukis](https://sumatralink.id/dua-sosok-pahlawan-sumsel-jadi-ajang-lomba-lukis/): SUMATRALINK.ID, PALEMBANG – Dua sosok pahlawan nasional Sumatra Selatan (Sumsel) yakni  Sultan Mahmud Badaruddin II dan Mayjen TNI Purnawirawan Dr AK Gani menjadi tokoh pilihan dalam Lomba Lukis dan Mewarnai yang digelar Sewarnarupa Galeri di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, pada 30 Juni 2025. Lewat goresan di kertas dan kanvas, Sewarnarupa Galeri bersama Dewan Kesenian Palembang (DKP) dan Dinas Kebudayaan Kota Palembang, memunculkan kedua pahlawan ternama pada era ini, setidaknya dapat membangkitkan kembali kecintaan generiasi muda terhadap sejarah bangsa, jiwa patriotisme, dan kebanggaan terhadap pahlawan kemerdekaan nasional dan budaya lokal. “Kegiatan ini bukan saja menjadi ajang berekspresi bagi anak-anak, […] - [Ratusan Burung dari Jambi Gagal Diselundupkan ke Jakarta](https://sumatralink.id/ratusan-burung-dari-jambi-gagal-diselundupkan-ke-jakarta/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Sebanyak 668 individu burung liar dalam kemasan plastik dibawa bus dari Jambi tujuan Jakarta gagal diselundupkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Jumat (16/5/2024) pukul 15.15. Ratusan burung tersebut tidak memiliki dokumen resmi seperti disyaratkan pengangkutan satwa. Dari 668 individu burung tersebut terdiri dari 47 individu burung yang termasuk dalam daftar satwa dilindungi dan 621 individu burung tidak dilindungi. Ratusan burung tersebut diangkut dari pinggir jalan di wilayah Kota Jambi dan rencananya akan dikirim ke Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Jenis burung yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa […] - [Sepatuku miring sebelah](https://sumatralink.id/sepatuku-miring-sebelah/): GEDUNG menjulang menusuk awan metromini dan mikrolet saling sapa aroma ragam insan kian menyengat pengamen dan pencopet mulai beraksi sepatuku miring sebelah jalanan ibukota tetap tak bertepi semua berlalu tanpa peduli menara monas menjadi kompas tugu pancoran jadi patokan blok M selalu berbagi cerita. aku berjalan, aku tertatih-tatih macet dan bising tinggal kenangan dini hari tiba, mata tertutup bintang tugas harian itu menguap pasca-deadline semua beres, semua harus selesai besok lagi, dan besok lagi terus besok lagi. lelah tapi puas…. *) Emye, kisah lara kala koran berjaya… - [326 Burung dalam Boks Asal Sumatra Gagal Dikirim ke Jawa](https://sumatralink.id/326-burung-dalam-boks-asal-sumatra-gagal-dikirim-ke-jawa/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Sebanyak 326 individu burung asal Sumatra gagal diselundupkan ke Pulau Jawa, Rabu (23/4/2025) malam. Ratusan burung sebagian besar masuk satwa dilindungi ditemukan petugas di dalam truk dalam kemasan boks. Di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung, petugas gabungan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Lampung bersama NGO Flight Protecting Indonesia’s Birds dan Polairud mengamankan seunit truk yang mengangkut sejumlah boks plastik berisi ratusan individu burung tanpa dokumen resmi. “Dari operasi yang dilakukan tadi malam, kami berhasil mengamankan 326 ekor burung, dimana hampir separuhnya merupakan jenis dilindungi,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Provinsi Lampung Donni drh Muksydayan dalam keterangan […] - [Ratusan Kura-kura dan Ular Gagal Diselundupkan ke Jakarta](https://sumatralink.id/ratusan-kura-kura-dan-ular-gagal-diselundupkan-ke-jakarta/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Lebih dari 200 kura-kura dan lima ular berasal dari Jambi gagal diselundupkan ke Jakarta dan Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (19/4/2025). Pengiriman satwa liar dalam kemasan paket tersebut menggunakan jasa ekspedisi. Kepala Balai Karantina Lampung drh Donni Muksydayan mengatakan, petugas Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Lampung bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni menggagalkan penyelundupan satwa liar jenis ular dan kura-kura. Satwa tersebut ditemukan petugas saat pemeriksaan rutin paket barang kiriman yang dibawa menggunakan jasa ekspedisi. “Saat pemeriksaan rutin, petugas kami mencurigai paket boks keranjang putih yang sering digunakan dalam operandi penyelundupan satwa. Dan melakukan pengecekan kesesuaian isi […] - [Sindir Privasi Novelis, ASN Lampung Barat Minta Maaf](https://sumatralink.id/sindir-privasi-novelis-asn-lampung-barat-minta-maaf/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Wirdan Rafi, Aparatur Sipil Negara (ASN) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemkab Lampung Barat meminta maaf secara terbuka di media sosial, setelah menyindir novelis dalam komentarnya mandul dan sebatang kara di medsos X. Video permintaan maaf dan penyesalan pelaku atas perilaku tidak beretika di medsos apalagi sebagai ASN tersebar di medsos, Selasa (8/4/2025). “Saya Wirdan Rafi, ASN di lingkungan Pemkab Lampung Barat, dengan ini mengakui kesalahan saya, dan saya mohon maaf kepada saudari Ika Natassa, karena saya telah menyinggung dan menyakiti perasaan mba Ika dan keluarga. “Saya menyadari bahwa komentar saya itu tidak sesuai norma […] - [Konflik Keluarga dalam Yayasan, Perkuliahan Universitas Malahayati Terganggu](https://sumatralink.id/konflik-keluarga-dalam-yayasan-perkuliahan-universitas-malahayati-terganggu/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Konflik keluarga dalam kepengurusan Yayasan Alih Teknologi (Altek) Bandar Lampung yang terus terjadi, berdampak langsung proses perkuliahan di Universitas Malahayati (Unmal), Lampung. Kubu Rusli Bintang (bapak kandung) dan M Kadafi (anak kandung) saling mengklaim kepengurusan Yayasan Altek Bandar Lampung. Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unmal, Kamal mengatakan, konflik keluarga dalam kepengurusan Yayasan Altek Bandar Lampung yang tidak henti dalam mengelola kampus Unmal membuat mahasiswa menjadi resah. Seharusnya, kata dia, konflik keluarga tidak menimbulkan keresahan para perkuliahan mahasiswa Unmal secara umum. Konflik dalam keluarga di tubuh Yayasa Altek Bandar Lampung yang membawahi Unmal, setidaknya telah meresahkan sivitas akademika […] - [Abaya, ‘Mewarnai’ Idul Fitri di Makkah-Madinah](https://sumatralink.id/abaya-mewarnai-idul-fitri-di-makkah-madinah/): SUMATRALINK.ID, – Mendekati hari raya Idul Fitri, masyarakat di Kota Makkah dan Madinah, Saudi Arabia, memiliki tradisi menyiapkan pakaian pesta dan asesoris untuk hari raya. Bagi perempuan di sana memburu baju pesta seperti Abaya long dress dengan beragam corak dan motifnya. Baju Abaya adalah pakaian tradisional perempuan berupa jubah panjang dan longgar warna hitam yang menutupi seluruh tubuh, kecuali wajah, tangan, dan kaki. Abaya berasal dari Timur Tengah dan banyak dikenakan perempuan setempat. Sebagian perempuan Arab tersebut memprioritaskan membeli baju abaya lengkap dengan asesorisnya, menghias rambut, dan ber-make up. Namun, ketika memakai abaya, mereka tetap tidak menampakan asesoris kepada orang […] - [Idul Fitri Melahirkan Kesalehan Sosial](https://sumatralink.id/idul-fitri-melahirkan-kesalehan-sosial/): SUMATRALINK.ID – Setelah berpuasa Ramadhan sebulan penuh, umat Muslim se-dunia menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal dengan kegembiraan. Tarbiyah selama Ramadhan membentuk insan yang bertakwa dan menjadi alumni madrasah Ramadhan yang suka berbagi kebahagiaan antarsesama. Idul Fitri, mengembalikan insan beriman kepada “setelan pabrik”. Umat terlahir kembali seperti bayi tanpa dosa. Sikap dan perilaku buruk akibat pengaruh syaitan yang selama ini menempel dan menggerogoti hati manusia lambat laut terkikis habis selama Ramadhan. Jiwa-jiwa yang taat atas perintah Allah Subhanahuwata’ala (SWT) dan utusan-Nya Nabi Muhammad Sholalallahu’alaihi wassalam (SAW), senantiasi berlanjut pasca-Ramadhan. Terpaan Ramadhan yang mengharamkan yang halal di siang hari dan […] - [Buzzer Sosiopat Pencipta Stigma Negatif](https://sumatralink.id/buzzer-sosiopat-pencipta-stigma-negatif/): SUMATRALINK.ID – Oleh M. Iqbal J. Permana (* Buzzer awalnya digunakan dalam marketing  “Buzz Marketing” untuk mendorong peningkatan penjualan, karena dari hasil survey marketing  “mouth to mouth” lebih efektif untuk tool marketing 1.0 dan 2.0.  Tetapi,  ketika media marketing berkembang ke  periode digital dan citizen berubah menjadi “internet citizen” sekarang dikenal dengan nama “netizen”  warga sosial media.  Menjadi buzzer (pendengung) adalah pekerjaan marketing yang juga sama mulianya dengan pekerjaan marketing lainnya, terutama  dalam meningkatkan penjualan dan menanamkan merek. Disitulah kemudian penyakit-penyakit psikologis di dunia nyata juga berkembang di dunia internet, makanya muncul kecenderungan  Buzzer Sosiopat yang cenderung tidak terkendali karena […] - [Kontemplasi di Ujung Ramadhan](https://sumatralink.id/kontemplasi-di-ujung-ramadhan/): SUMATRALINK.ID – Tak terasa puasa Ramadhan segera berakhir, hari raya Idul Fitri siap menyongsong. Umat Muslim menyambut bulan istimewa dengan suka cita dan ketika akan berpisah ia berduka cita. Beragam tradisi unik tampil berkesan ketika menyambut Ramadhan dan hari raya lebaran di setiap tempat. Kaum muslimin gegap gempita menyongsong Ramadhan di seluruh dunia, sebagaimana para salafus sholih sudah bersiap enam bulan sebelum Ramadhan tiba. Persiapan matang kaum muslimin mengisi hari-hari dan malam-malamnya yang penuh hikmah untuk meraih bulan penuh ampunan dosa. Hilal sudah terlihat, Marhaban ya Syahru Ramadhan…. Jamaah meramaikan shalat tarawih ditambah witir di masjid dan musholla. Tilawah Al-Quran […] - [Nasihat Umar kepada Kaum Muslimin](https://sumatralink.id/nasihat-umar-kepada-kaum-muslimin/): SUMATRALINK.ID – Siapa yang tak kenal Umar bin Khotob Rodhiyallahuanhu (ra), khalifah kedua setelah Abubakar Ash-Siddiq ra? Ia dikenal tegas dan juga keras terhadap musuh-musuh Islam dan berkasih sayang kepada sesama kaum muslimin. Berikut nasihat Umar bin Khotob ra kepada kaum muslimin. Dari Abu Bahr Al-Ahnaf ibnu Qays ra, sahabat Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) yang menjadi komandan Muslim, yang juga hidup di zaman Umar bin Khotob ra. Umar berkata kepada Al-Ahnaf: “Wahai Ahnaf! Siapa yang banyak tertawa, akan sedikit kebesarannya. Siapa yang suka bergurau, maka ia akan diremehkan. Siapa yang berlebihan terhadap suatu perkara, maka ia akan diajari. “Dan […] - [Sandarkan Kesulitan Apapun kepada Allah SWT](https://sumatralink.id/sandarkan-kesulitan-apapun-kepada-allah-swt/): SUMATRALINK.ID – Semua makhluk di muka bumi ini pasti mendapatkan masalah, cobaan, ujian, dan atau musibah. Terkadang kesulitan yang dihadapi seseorang di dunia ini, seakan tidak ada lagi jalan keluar yang harus ditempuh agar dapat memecahkan masalahnya. Dari sini banyak yang “lari” dari ketentuan Allah Subhanahuwata’ala (SWT). Sifat keputusasaan dan atau menyerah (angkat tangan) dari problem yang terjadi di dunia ini mencari ‘jalan pintas’ di luar agama. Hal ini menambah kesulitan (masalah) yang mendalam bagi seseorang tersebut. Padahal, Allah SWT yang menghidupkan dan mematikan makhluk ciptaan-Nya dan memberinya rahmat dan karunianya kepada siapa pun. Sebesar apapun masalah yang dihadapi seseorang […] - [Tetesan Air Mata Orang Beriman Saat Ramadhan Pergi](https://sumatralink.id/tetesan-air-mata-orang-beriman-saat-ramadhan-pergi/): SUMATRALINK.ID – Tinggal beberapa hari lagi, Bulan Ramadhan akan meninggalkan umat Muslim. Setelah berpuasa sebulan penuh tiba saatnya nanti kaum muslimin akan menjemput hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal. Namun, ironisnya ada yang merugi ketika Ramadhan usai dan berpisah. Mengenai perpisahan dengan Ramadhan, dalam bukunya Lataif Al-Maarif fima li Mawasin Al-Aam min Al-Wadhaif (hal 216), Ibnu Rajab Al-Hanbali, ulama abad ke-14 dari Baghdad mengatakan:   “Wahai hamba-hamba Allah! Ramadhan akan pergi, dan hanya beberapa hari lagi yang tersisa. Apabila seseorang telah beramal dengan baik sejauh ini, kewajibannya menyelesaikan bulan ini dengan cara yang baik. Adapun seseorang yang telah terjatuh sebelum waktunya, […] - [Cempalo Mulut dan Kutukan Sultan dalam Peristiwa Budaya Abad Ini](https://sumatralink.id/cempalo-mulut-dan-kutukan-sultan-dalam-peristiwa-budaya-abad-ini/): SUMATRALINK.ID – Oleh M Iqbal J Permana (* “Kutukan” merupakan kata yang sudah tidak terdengar lagi dalam peristiwa budaya di nusantara, beberapa abad terakhir, paling tidak setelah periode raja-raja Sriwijaya. Banyak generasi Y dan Z mungkin akan tertawa mendengar istilah kutukan yang dimaklumatkan Sultan Palembang ini. Karena tidak berdampak hukum apa-apa kepada kreator konten yang melakukan “Cempalo Mulut” ini. Kitab Undang-undang Simbur Cahaya adalah kumpulan hukum adat yang berlaku di Kesultanan Palembang pada abad ke-17 merupakan dasar dari maklumat ini diputuskan, cempalo mulut adalah pelanggaran ucapan atau perkataan. Secara umum, hukum adat dalam kitab ini mengatur norma kesopanan, termasuk sanksi […] - [Bagaimana Puasa Nabi Nuh, Dawud, dan Ibrahim?](https://sumatralink.id/bagaimana-puasa-nabi-nuh-dawud-dan-ibrahim/): SUMATRALINK.ID – Di dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183 menyebutkan, kewajiban berpuasa tidak saja bagi umat Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW), tapi juga orang-orang sebelumnya. Bagaimana orang terdahulu seperti puasa Nabi Nuh, Nabi Dawud, dan Nabi Ibrahim? Allah Subhanahu wata’ala (SWT) mewajibkan puasa kepada umat Nabi Muhammad SAW, dan juga orang sebelumnya atau umat nabi sebelum Muhammad SAW. Artinya, perkara puasa ini penting bagi umat untuk menyucikan badan dan mempersempit jalan syaitan. Dalam Tafsir Ibnu Katsir, pada awal Islam berpuasa dilakukan tiga hari pada setiap bulan, kemudian dihapus (nasakh) dengan puasa sebelum penuh yakni pada Bulan Ramadhan. Puasa tiga hari […] - [Zakat Fitrah, Wujud Peduli Sesama](https://sumatralink.id/zakat-fitrah-wujud-peduli-sesama/): SUMATRALINK.ID – Setelah berpuasa Ramadhan sebulan penuh, umat Muslim secara pribadi diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah. Zakat fitrah ini bertujuan agar kaum fakir miskin dapat merasakan hal sama pada hari raya (kemenangan) Idul Fitri, dengan tidak meminta-minta apalagi sampai antrean panjang. Setiap Muslim wajib menjalankan perintah ketiga rukun Islam yakni membayar zakat. Bahkan zakat secara umum baik zakat mal (harta) atau zakat fitrah fitri) banyak diungkap di dalam Al-Quran setelah seseorang menjalankan ibadah shalat. Allah Subhanahuwata’ala (SWT) berfirman, “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’,” (QS. Al-Baqarah: 43). Perbedaan pembayaran zakat maal dan zakat fitrah, […] - [Sudah Pernahkan Khatam Al-Quran?](https://sumatralink.id/sudah-pernahkan-khatam-al-quran/): SUMATRALINK.ID — “Tangisku adalah saat merasa bersalah karena selama 31 tahun hidup ini, dengan sekian banyak aktivitas, baru satu kali membaca Al-Qur’an dari juz pertama hingga juz terakhir.” Ini pengakuan hamba Allah yang menulis pengalamannya di kompasiana.com pada 9 Maret 2014, saat pertama kali dalam hidupnya khatam 30 juz Al-Quran. Ia bersyukur akhirnya mampu membaca Al-Quran dari juz 1 sampai juz 30 sebanyak 604 halaman (Al-Quran Kemenag RI), atau 612 halaman (Al-Quran Utsmani). Menurut ia, sejak SD ia telah belajar membaca Al-Quran. Menginjak remaja ia juga di rumah selaku muslim dipantau orangtuanya membaca Al-Quran. Menginjak dewasa, seiring waktu dan kesibukan […] - [Malu, Seumur Hidup Tak Bisa Baca Al-Quran](https://sumatralink.id/malu-seumur-hidup-tak-bisa-baca-al-quran/): SUMATRALINK.ID – Al-Quran, kitab suci umat Islam yang diturunkan Allah Subhanahuwata’ala (SWT) kepada Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW), untuk mencerahkan umat dari kondisi ‘gelap’ kepada ‘terang-benderang’. Sebagai umat Nabi SAW, malu bila tidak bisa membaca Al-Quran dari baligh hingga meninggal dunia. Al-Quran sebagai pedoman hidup untuk membimbing umat ke jalan lurus, yang sebelum turun bangsa Arab terus bergejolak dalam zaman kejahiliyaan dan kemusyrikan parah. Al-Quran turun memperbaiki kondisi umat terutama akhlaknya jauh menyimpang dari fitrah manusia dan sebagai hamba Allah SWT. Sejarah membuktikan, para sahabat sangat antusias untuk menerima Al-Quran dari Rasulullah SAW, mereka langsung menghafal dan memahami arti dan […] - [Wartawan “B0dr3x” dan Wartawan “P@r@m3x”](https://sumatralink.id/wartawan-b0dr3x-dan-wartawan-prm3x/): SUATU hari, tiba-tiba HP jadoel berdering. Ini cerita lepas saja. Sudah lama terjadi. Tapi, mudah-mudahan ada hikmahnya. Saat itu, saya dan tiga wartawan Jakarta dari media lain, lagi liputan di pabrik gula swasta terbesar di daerah Lampung. Tentu, atas undangan owner, tidak sembarang orang bisa masuk pabrik. Kala itu belum musim aplikasi BBM apalagi WA. Masih HP nonandroid (sebelum menjamur HP blackberry) yang hanya mengandalkan SMS dan telepon langsung. Tertera namanya di layar Sonny Soediastono, kepala Humas PTPN VII. “Lagi dimana Mas?” kata Sonny. Tumben Pak Sonny nelpon, biasa juga SMS. Berarti ini penting dan serius, pikirku. “Lagi di daerah. […] - [Meraih Hikmah Puasa Sebulan Penuh](https://sumatralink.id/meraih-hikmah-puasa-sebulan-penuh/): SUMATRALINK.ID – Dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183, ibadah puasa sudah pernah diwajibkan oleh orang-orang sebelum orang beriman di zaman Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) sampai saat ini. Begitu pentingnya puasa dalam kehidupan manusia sehingga sejak zaman dulu sampai sekarang puasa mengandung hikmah yang sangat luar biasa. Meski demikian, banyak pula yang orang yang berpuasa, sejak Subuh sampai Maghrib, tetapi hanya mendapatkan lapar dan haus saja. Nabi Muhammad SAW bersabda, “… Dan banyak orang yang berpuasa, tapi tidakmendapatkan pahala puasanya selain rasa lapar dan haus,” (HR. Baihaqiy). Agar puasa tidak sia-sia, apalagi dilakukan sebulan penuh dalam Bulan Ramadhan, maka siapa […] - [10 Hari Lagi Ramadhan Akan Berpisah](https://sumatralink.id/10-hari-lagi-ramadhan-akan-berpisah/): SUMATRALINK.ID – Tanpa terasa dan begitu cepat waktu berlalu, Ramadhan telah memasuki 10 hari terakhir. Hari-hari tersisa yang menjadi puncak bulan penuh rahmat, maghfiroh, dan ampunan yang didalamnya terdapat lailatul qodar (malam penetapan Allah Subhanahuwata’ala (SWT)). Untuk menuju 10 hari terakhir untuk mengejar target mendapat lailatul qodar (malam seribu bulan) tentunya sudah dipersiapan dari awal Ramadhan 10 hari pertama dan 10 hari kedua. Ibadah rutin siangnya berpuasa, malamnya shalat tarawih, dan juga diisi dengan tilawah Al-Quran dan amal sholih lainnya. Ketika memasuki 10 hari terakhir, peningkatan ibadah dan amal sholih lebih semangat lagi dibandingkan dengan 10 hari pertama, dan 10 […] - [Al-Quran Mengubah Wajah Bangsa Arab](https://sumatralink.id/al-quran-mengubah-wajah-bangsa-arab/): SUMATRALINK.ID – Tak disangkal lagi mukjizat Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) telah terbukti sejak 14 abab lebih lalu sampai sekarang. Kehadiran Al-Quran di tengah kaum bangsa Arab jahiliyah menjadi pemantik untuk meluruskan kembali jalan kehidupan manusia seutuhnya. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Aku tinggalkan untuk kalian dua hal yang selama ini kalian berpegang teguh kepada keduanya, maka kalian tidak akan pernah tersesat sepeninggalku; yakni Kitabullah (Al-Quran) dan Sunnah Rasul-Nya (Hadist),” (HR. Al-Hakim). Sebelum Al-Quran turun kepada Rasul-Nya SAW, kehidupan bangsa Arab sudah tidak menentu keyakinannya, kejahiliyahannya, kemaksiatannya, dan kemungkarannya. Siapa yang kuat dia menang, siapa yang lemah […] - [3.249 Botol Minyakita Disita, Polisi Segel Gudang Milik Mantan Sekdakab Mesuji](https://sumatralink.id/3-249-botol-minyakita-disita-polisi-segel-gudang-milik-mantan-sekdakab-mesuji/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Aparat Polres Mesuji menyegel dan menyita sebanyak 3.249 botol minyak goreng merek Minyakita di sebuah gudang milik S, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mesuji, Rabu (19/3/2025). Diduga kemasan Minyakita tersebut isinya tidak sesuai ketentuan. Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Rosali membenarkan adanya penyegelan gudang di jalan poros Kabupaten Mesuji. Petugas mengamankan barang bukti sitaan, dan akan melakukan uji laboratorium minyak goreng merek Minyakita kemasan botol. Menurut dia, penyegelan gudang Minyakita di Desa Gedung Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, akan ditindaklanjuti sesuai dengan SOP. “Sementara masih dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi,” kata Iptu Rosali dalam keterangan persnya yang […] - [Judi Sabung Ayam “Leter S” di Negara Batin Tayang Live di Medsos](https://sumatralink.id/judi-sabung-ayam-leter-s-di-negara-batin-tayang-live-di-medsos/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Kasus judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Waykanan, Lampung, gempar setelah tiga anggota polisi meninggal dunia ditembak oknum TNI pada Senin (17/3/2025) petang. Diketahui, judi sabung ayam di kampung tersebut sudah santer terbuka bagi masyarakat bahkan disiarkan langsung di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar di medsos, Selasa (18/3/2025), judi sabung ayam di kampung tersebut diduga mendapat back up dari oknum anggota TNI yang memiliki senjata api. Tampak dalam tayangan video tersebut, oknum aparat lelaki berperawakan anggota militer dan rambut cepak mengabarkan bakal ada ajang sabung ayam di kampungnya yang disiarkan […] - [Tiga Polisi Korban Penembakan Oknum Dimakamkan](https://sumatralink.id/tiga-polisi-korban-penembakan-oknum-dimakamkan/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Tiga anggota Polri dari Polsek Negara Batin, korban penembakan oknum anggota TNI dalam penggerebekan sarang judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Waykanan, Lampung, Senin (17/3/2025) petang, akan dimakamkan di dua tempat. Tiga anggota polisi yang meninggal dunia setelah ditembak yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, dan dua anggotanya Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M Ghalib Surya Ganta, saat ini masih berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung di Jl Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun di RS Bhayangkara, Selasa (18/3/2025) mengatakan, setelah dilakukan autopsi […] - [Seorang Penembak Tiga Polisi di Lampung Ditangkap](https://sumatralink.id/seorang-penembak-tiga-polisi-di-lampung-ditangkap/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Satu dari dua orang penembak tiga anggota Polsek Negara Batin (Waykanan, Lampung) ditangkap aparat POM di rumahnya, Selasa (18/3/2025) dini hari. Dalam video yang beredar di media sosial, dua anggota POM sedang menggiring terduga ke mobil untuk diperiksa. Dalam tayangan video yang beredar di mesos, Selasa (18/3/2025), terduga pelaku anggota TNI penembak tiga korban polisi yang sedang menggerebek sarang judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Waykanan, Lampung Senin (17/3/2025) petang, mengalami luka tembak. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, seorang dari dua pelaku penembakan tiga anggota polisi tersebut yang ditangkap di rumahnya yakni Peltu […] - [Tiga Jenazah Polisi Korban Penembakan Jalani Autopsi di RS Bhayangkara](https://sumatralink.id/tiga-jenazah-polisi-korban-penembakan-jalani-autopsi-di-rs-bhayangkara/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Tiga jenazah anggota polisi Polsek Negara Batin, Waykanan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung Jl Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa (18/3/2025) dini hari. Ketiga jenazah korban penembakan diduga oknum TNI tersebut sedang menjalani autopsi dokter. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan ketiga jenazah anggota Polsek Negara Batin sudah berada di RS Bhayangkara. Ketiga korban penggerebekan judi sabung ayam yang terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Waykanan, Lampung Senin (17/3/2025) petang, mengalami luka tembak. Tiga korban polisi yang gugur saat menjalani tugas yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Brigadir Kepala […] - [Rezeki yang Tak Terduga](https://sumatralink.id/rezeki-yang-tak-terduga/): SUMATRALINK.ID – Semua makhluk yang ada di bumi ini, Allah Subhanahuwata’ala (SWT) telah memberi rezekinya masing-masing sesuai kadar kebutuhannya hingga ajal menjemput. Terkadang jalan rezeki datang tidak disangka-sangka, asalkan sebagai muslim harus menyakini dengan ketentuan Allah SWT. Sebagai umat yang beriman, tentu melihat datangnya rezeki tidak semata-mata datang begitu saja, dan hanya menunggu. Akan tetapi, mengharap kedatangan rezeki tetap terpaut dengan tali Allah SWT, dan menjauhkan diri dari godaan syaitan, hawa nafsu, dan juga pengaruh orang lain. Syaikh Ibrahim bin Adham, seorang wali besar, ketika hendak mengarungi padang pasir, setan gencar mengganggu dan menggodanya. “Ini padang pasir, engkau bisa masti […] - [Pemprov Lampung Siapkan Rp 132,194 M THR Pegawai](https://sumatralink.id/pemprov-lampung-siapkan-rp-132194-m-thr-pegawai/): SUMATRALINK.ID, LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan anggaran sebesar 132,194 miliar untuk pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai dan nonpegawai. Pencairan THR mulai Selasa (18/3/2025) bertujuan untuk mendorong daya beli masyarakat pada hari raya Idul Fitri tahun 2025. Pegawai di lingkungan Pemprov Lampung yang mendapat uang THR yakni Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta tenaga non-ASN. Rinciannya sebanyak 12.980 ASN dan 6.298 PPPK, dan juga tambahan tunjangan keagamaan sebesar Rp 7,194 miliar untuk 3.128 tenaga non-ASN. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pencairan THR mulai 18 Maret 2025. Langkah ini merupakan wujud apresiasi serta […] - [Meneladani Abdurrahman bin Auf, Orang Terkaya di Madinah](https://sumatralink.id/meneladani-abdurrahman-bin-auf-orang-terkaya-di-madinah/): SUMATRALINK.ID –  Salah seorang sahabat terkaya di zaman Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) yakni Abdurrahman bin Auf Rodhiyallahuanhu (ra). Beliau memanfaatkan harta kekayaannya di zaman itu untuk kepentingan agama dan umat Islam. Setelah masuk Islam karena diajak Abubakar ra, Abdurrahman bin Auf mencurahkan ghiroh keislamannya secara penuh baik fisik maupun harta kekayaannya. Ia ikut jihad pada perang Uhud, yang berdampak pada giginya rontok dan juga terdapat 20 luka di tubuhnya. Meski demikian, ia tidak menyerah sedikitpun untuk membela izza Islam di jalan Allah Subhanahuwata’ala (SWT). Masuk Islamnya beliau mendapat tantangan dan lawan berat dari musuh Islam yakni kaum Quraisy. Gangguan, […] - [Al-Quran akan Memberi Syafaat, Jangan Sia-siakan](https://sumatralink.id/al-quran-akan-memberi-syafaat-jangan-sia-siakan/): SUMATRALINK.ID – Ramadhan bulan istimewa yang didalamnya diturunkan Al-Quran kepada Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) melalui malaikat Jibril. Pantaslah bagi yang bersahabat dengan Al-Quran, akan mendapat syafaatnya di hari kiamat. Allah Subhanahuwata’ala (SWT) berfirman, “Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-Quran,” (QS. Al-Baqarah: 185). Teristimewanya, Al-Quran diturunkan dalam Bulan Ramadhan pada saat lailatul qodar (malam penentuan Allah SWT). Dari Ibnu Abbas Rodhiyallahuanhu (ra), Nabi SAW bersabda, “Al-Quran itu diturunkan sekaligus ke langit dunia pada lailatul qodar. Kemudian setelah itu diturunkan selama 20 tahun…,” (HR. Hakim, Baihaqi, Nasa’i). Allah SWT berfirman, “Dan Al-Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu […] - [Meraih 27 Derajat Lewat Shalat Berjamaah](https://sumatralink.id/meraih-27-derajat-lewat-shalat-berjamaah/): SUMATRALINK.ID – Perkara shalat fardhu, kewajiban umat Muslim tanpa terkecuali dan dalam kondisi apapun. Shalat yang terbaik dikerjakan secara berjamaah terutama bagi laki-laki, karena pahalanya ditinggikan 27 derajat dibandingkan shalat sendirian. Abdullah bin Ummi Maktum Rodhyallahuanhu (ra), sahabat Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW), seorang buta, namun ia memiliki keimanan yang kuat dalam menjalankan syariat Islam. Saking kuatnya ketaatannya kepada Allah Subhanahu wata’ala (SWT), setan pun takut kepadanya. Dari Ibnu Ummi Maktum ini, keluarlah hadist tentang kewajiban shalat berjamaah. Dari Abu Hurairah ra, “Nabi SAW kedatangan seorang lelaki yang buta. Ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku tidak memiliki seorang penuntun yang menuntunku […] ## Pages - [Contact](https://sumatralink.id/contact/): EDITORIAL Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: Mursalin Yasland Staf Redaksi: Selamet, MY Saja, A. Shafira, F. Nadhira. IT & Medsos: Tim MYProduction. Alamat Redaksi: + Jl. Gunung Betung Perum Wana Asri, Beringin Jaya, Kemiling, Kota Bandar Lampung. + Pesawaran Residence, Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Email: sumatralink@gmail.com Kontak WA: 08984287709 Redaksi menerima kontribusi berita/feature, opini/esai, dan foto yang selaras dengan rubrikasi portal ini dan belum pernah tayang di media lain. Teknik penulisan sesuai kaedah jurnalistik. Redaksi berhak menyunting konten tanpa mengabaikan substansinya. DISCLAIMER: konten berita/foto/artikel tanggung jawab penulis. - [Home](https://sumatralink.id/home/) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)