SUMATRALINK.ID, MADINAH — Berdasarkan jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji (calhaj) Indonesia akan tiba di Madinah, Saudi Arabia, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 60 petugas siap menyambut dan melayani kedatangan jamaah calhaj kloter pertama. Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara Ali Nurohim mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Saudi Arabia 2026 siap memberikan perlindungan kepada jamaah calhaj selama berada di Tanah Suci. Ia mengatakan, tugas Linjam memberikan perlindungan keamanan kepada jamaah calhaj selama di Tanah Suci selama menjalani ibadah mulai dari hotel hingga di luar hotel termasuk masalah material. “Petugas Linjam akan memberikan pelayanan dan memberikan solusi,” kata Ali Nurohim dalam keterangan persnya, Selasa (21/4/2026). Permasalahan jamaah calhaj selama di Tanah Suci misalnya, kopor jamaah yang rusak, kopor tertukar, masalah hotel atau pemondokan, atau masalah lain di luar hotel. Sebanyak 322 PPIH sudah berangkat ke Saudi Arabia pada Sabtu (18/4/2026). Keberangkatan ini menandai rampungnya pengiriman petugas gelombang pertama yang akan memperkuat layanan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Petugas ini bagian dari Daerah Kerja (Daker) Madinah. Mereka akan langsung bertugas mendukung operasional layanan jamaah, terutama pada fase awal kedatangan di Madinah. Ali mengatakan, jamaah tidak perlu takut atau khawatir untuk beribadah ke Masjid Nabawi, karena petugas Linjam berjaga dan bersiaga 24 jam penuh untuk memberikan perlindungan dan keamanan jamaah. Menurut dia, yang terpenting agar dipatuhi jamaah calhaj selama di Tanah Suci, untuk sedapat mungkin tidak keluar hotel secara sendiri-sendiri tapi bisa berdua atau lebih untuk saling bantu. “Minimal ada dua orang,” kata Ali. Hal lain yang perlu diperhatikan, ia mengatakan setiap jamaah calhaj untuk tidak meninggalkan identitas diri. Identitas para jamaah masing-masing seperti kartu nusuk, kartu hotel, dan lainnya melekat di tubuh atau badan, agar keamanan dan keselataman jamaah terjamin. (ROL) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Mainkan Harga Minyakita, Mentan Akan Cabut Izin Produsen