Perairan di Pulau Sebesi, Lampung. (Foto; Sumatralink.id/Mursalin Yasland)

SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Hari keempat pencarian lima wartawan peliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda bergerak ke perairan Lampung. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal ke empat sektor.

“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026).

Sebanyak 13 kapal tersebut yakni: KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

Pertama, kapal akan menelusuri sektor A dengan luas area pencarian kurang lebih 1.026 nautical mile, dengan menggunakan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang.

“Karena luas areanya cukup luas, jadi di situ kami menggunakan tiga alutsista dan di situ posisinya di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung,” ujar Al Amrad seperti dilansir republika.co.id, Jumat (11/9/2026).

Untuk sektor B, luas area pencarian kurang lebih 1.020 nautical mile, dengan alutsista yang digunakan KRI Lauser dan KAL Anyer, yang mencari di wilayah barat Pulau Lampung.

Untuk Sektor C, luas area pencarian kurang lebih 585 nautical mile, dengan melibatkan dua alutsista, yakni KN SAR Basudewa dari Lampung dan RIB yang ada di Lampung.

“Ini posisinya di utara Tanjung Belimbing. KN SAR melakukan pencarian di wilayah tengah, sedangkan RIB melakukan penyisiran di pesisir pulau atau Tanjung Belimbing tersebut,” paparnya.

Sedangkan Sektor D dengan luas area kurang lebih 585 nautical mile, akan ditelusuri menggunakan KAL Hayabusa, yang posisinya di utara sektor C sampai dengan Tanjung Panaitan.

Lima wartawan yang meliput erupsi GAK yakni: Muhammad Bagus Khorunas (wartawan foto ANTARA), Arie Basuki (wartawan foto merdeka.com), Yudhistiro Pranoto (reporter iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (fotografer lepas).

Para wartawan berlayar menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Provinsi Banten, pada Senin (7/9/2026). Lima wartawan termasuk awak kapal speedboat hilang kontak ketika menuju GAK yang sedang erupsi. (Emye)

Editor: Mursalin Yasland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *