Wakaf Sumur Utsman Jadi Hotel Berbintang di Madinah

SumatraLink.id -- Musim kering dan paceklik, menyusahkan penduduk Madinah dan jazirah Arab. Satu-satunya penghidupan, Sumur Raumah milik orang Yahudi. Umat mengantre mau membeli air sumur dengan harga mahal untuk kebutuhan dapur dan kebun kurma.
Nabi Muhammad SAW sedih melihat kondisi ini. Utsman bin Affan ra bergegas tatkala Nabi SAW bersabda, “Wahai sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka ia akan mendapatkan surga-Nya Allah Ta’ala.” (HR. Muslim).
Sahabat nabi ketiga, Utsman bin Affan bergerak cepat menemui pemilik sumur Raumah, orang Yahudi. Tapi, dia menolak untuk menjual sumur itu, walaupun dengan harga tinggi dan mahal.
“Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki lagi penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari,” kata orang Yahudi pemilik sumur.