Stasiun KA Tanjungkarang, Bandar Lampung. (Foto: Sumatralink.id/Mursalin Yasland)

SUMATRALINK.ID — Bung Hatta berangkat dari Yogyakarta naik Kereta Api Luar Biasa (KLB) di Stasiun Tugu, pagi hari. Kala itu, ibukota sudah dipindah ke Yogyakarta. Rombongan Bung Hatta ada Menteri Perhubungan Laoh dan Gubernur Jawa Timur Raden Surjo dan pejabat lainnya.

KLB tiba di Jakarta petang hari. Bung Hatta menginap di rumah Sukarno di Jl Pegangsaan Timur Nomor 56 sebelum menuju Pelabuhan Merak. Bung Hatta melanjutkan perjalanan naik kereta melalui Stasiun Tanah Abang.

Kereta tiba di Serang, petang hari. Bung Hatta dan rombongan bermalam lagi di rumah sahabatnya Kyai Ahmad Chatib, ketika pernah dibuang di Boven Digul.

Gubernur Sumatra Teuku Mohammad Hasan, Residen Palembang Mohamad Isa, Komandan Divisi Garuda II Kolonel Bambang Utoyo, pejabat sipil dan militer lainnya sudah berada di Tanjungkarang, Lampung. Mereka menjemput Bung Hatta dan rombongan di Pelabuhan Panjang.

Di Tanjungkarang, seperti dikutip dari Buku Mohammad Isa, Pejuang Kemerdekaan yang Visioner, (2016), Bung Hatta dan rombongan bermalam tiga hari sebelum ke Palembang.

Bung Hatta berkunjung ke Palembang naik kereta api dari Stasiun Tanjungkarang (Lampung) menuju Stasiun Kertapati (Palembang). Kedatangan Bung Hatta ini sudah ditunggu-tunggu rakyat di Palembang. (Mursalin Yasland)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *