Kepala BPS Lampung Ahmadriswan Nasution (tengah) memberikan keterangan publik, Kamis (5/2/2026). (Foto: Dok. BPS Lampung)

SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung masih tersisa 860.130 orang pada September 2025. Jumlah tersebut terjadi penurunan sebesar 29.900 orang dibandingkan dengan bulan Maret 2025. Sedangkan jumlah penduduk di Provinsi Lampung sebesar 9.522,910 jiwa (data BPS, 10 Maret 2025).

“Akselerasi penurunan kemiskinan di perdesaan berlangsung lebih cepat dibandingkan perkotaan, baik secara semesteran maupun tahunan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Ahmadriswan Nasution dalam keterangan persnya, Kamis (5/2/2026).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025, persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung tercatat sebesar 9,66 persen. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,34 persen poin dibandingkan dengan posisi September 2024.

Menurut dia, capaian ini merupakan sinyal positif bagi perekonomian daerah dengan melihat trend penurunan kemiskinan yang konsisten. Meskipun secara persentase, kata dia, masih terdapat disparitas, tingkat kemiskinan di perdesaan mencapai 10,88 persen dan perkotaan 7,37 persen.

BPS mencatat, penurunan tingkat kemiskinan pada September 2025 berlangsung lebih cepat di daerah perdesaan dibandingkan perkotaan, baik jika dibandingkan dengan Maret 2025 maupun September 2024.

Akselerasi penurunan kemiskinan di perdesaan berlangsung lebih cepat dibandingkan perkotaan, baik secara semesteran maupun tahunan. – Ahmadriswan Nasution, kepala BPS Lampung

Capaian tersebut menunjukkan upaya pengurangan kemiskinan di wilayah perdesaan telah memberikan hasil yang positif, sehingga perlu terus menjadi perhatian dan diperkuat dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan di Provinsi Lampung.

Ia memaparkan beberapa faktor ekonomi makro yang mendukung tren penurunan kemiskinan ini antara lain: Ekonomi Lampung Triwulan III-2025 tumbuh sebesar 5,04 persen (y-on-y). Terjadi peningkatan produksi padi yang signifikan pada Subround III 2025 (naik 22,98 persen dibanding Subround I). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 4,89 persen. (Emye)

Editor: Mursalin Yasland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *