SUMATRALINK.ID, JAKARTA – Perang Amerika Serikat (AS)/Israel terhadap Iran masih berlansung. Iran akan membatasi lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz hanya 12 unit kapal per hari. Menurut laporan The Wall Street Journal, pembatasan kapal tanker melintasi Selat Hormuz tersebut berpotensi biaya per kapal tanker mencapai 2 juta dolar AS atau sekira Rp 34,2 miliar. Untuk kelancaran lalu lintas kapal tanker agar mendapat izin melintas di Selat Hormuz, para pemilik kapal dari berbagai negara masih melakukan negosiasi dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (Korps Garda Revolusi Islam Iran/IRGC). Dalam laporan media tersebut, seperti dikutip republika.co.id, Ahad (12/4/2026), sejumlah kapal yang diizinkan melintas harus melalui jalur yang telah ditentukan secara khusus serta memperoleh izin yang diperlukan. Presiden AS Donald Trump mengatakan, berdasarkan sejumlah laporan, Iran menarik pungutan kepada kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, dan Trump mendesak Teheran untuk menghentikan praktek tersebut. “Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Sebaiknya mereka tidak melakukan itu dan, jika mereka melakukannya, sebaiknya hentikan sekarang!” tulis Trump di Truth Social. Trump mengatakan, penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian dengan Iran karena kelompok Hizbullah. Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah dicapainya bersama AS. (*) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Peras Anggota DPR-RI Rp300 Juta, Pegawai KPK Gadungan Ditangkap Polisi