SUMATRALINK.ID, TEHERAN – Media pemerintah Iran mengkonfirmasi telah terjadi pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat penyerangan Israel dan Amerika Serita ke negara tersebut, Sabtu (28/2/2026). Seperti dilansir Aljazeera.com, Ahad (1/3/2026), media pemerintah Iran Tasnim dan Fars tersebut juga mengatakan bahwa putri, menantu, dan cucu Khamenei juga tewas dalam serangan tersebut. Kantor Berita Fars News Agency melaporkan, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei syahid pada Ahad (1/3/2026) pagi, saat menjalankan operasi perlawanan dari kantor kerjanya. Khamenei saat itu sedangn memimpin jihad perlawanan terhadap Israel dan AS. Media pemerintah Iran mengatakan, serangan terhadap sebuah sekolah di Iran selatan telah menewaskan sedikitnya 108 orang, dan sedikitnya 201 orang tewas di 24 provinsi. Serangan balasan Iran telah menargetkan Israel dan aset-aset AS di berbagai negara Timur Tengah, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, dan Irak. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dan para pejabat Israel mengeklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas. Trump, yang sebelumnya mengumumkan “operasi tempur besar-besaran” di Iran setelah Israel juga mengatakan telah meluncurkan serangan rudal terhadap negara itu, mengatakan pemboman “berat dan tepat sasaran” akan berlanjut “tanpa gangguan sepanjang minggu atau, selama diperlukan” untuk mencapai tujuannya. (*) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Iran Bantah Klaim Trump Soal Khamenei Tewas dalam Serangan di Teheran Pengiriman 1.320 Burung Asal Jambi Digagalkan di Bakauheni