Perempuan berkulit hitamIlustrasi: Seorang perempuan sabar. (Foto: AI/Sumatralink.id)

SUMATRALINK.ID – Setiap penyakit ayan bersarang dalam tubuhnya kambuh, Ummu Zufar, perempuan berkulit hitam ini sulit menjaga auratnya agar tidak terbuka dan terlihat orang. Kondisi seperti ini selalu berulang sehingga membuatnya kuwalahan.

Keistiqomahan perempuan ini dalam menjaga agar auratnya tidak terbuka saat terkena ayan, membuat dirinya menjadi istimewa di hadapan para sahabat Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW).

Seperti Atha’ bin Abi Rabah Rodhiyallahuanhu (RA) menceritakan, kalau ia bertemu Ibnu Abbas ra. Ibnu Abbas pernah berkata kepadanya seperti hadist yang diriwayatkan Bukhari, Muslim, dan Ahmad.

“Maukah engkau aku tunjukkan kepada seorang perempuan calon penduduk surga?” kata Ibnu Abbas.

“Ya,” jawab Atha’ bin Abi Rabah.

“Perempuan hitam ini, ia pernah datang kepada Rasulullah SAW, lalu berkata, ‘Sesungguhnya aku sakit ayan dan terkadang auratku terlihat, maka doakanlah aku’,” kata Ibnu Abbas.

Lalu, Ibnu Abbas melanjutkan, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Pilih, mau bersabar dan engkau memeroleh surga, atau aku berdoa agar engkau sembuh’.”

Apa jawab perempuan berkulit hitam yang bernama Ummu Zufar seperti dinukil Ibnul Jauzi dalam kitabnya Alfu Mu’jizat Rasulillah SAW (2014).

“Aku pilih bersabar, tapi tolong doakan agar auratku tidak terbuka dan terlihat,” jawab perempuan itu, seperti dituturkan Ibnu Abbas.

Atha’ bin Abi Rabah berkata, “Lalu, Rasulullah SAW pun mendoakannya.”

Pilihan Ummu Zufar ini sangat cerdas, meski ia harus terus menahan sabar ketika penyakit ayan menyerangnya sewaktu-waktu, dan auratnya yang terawasi terbuka dilihat orang.

Kecerdasan Umum Zufar, yang diriwayatkan ia pernah menjadi tukang sisir Siti Khadijah, istri Rasulullah SAW ini, Allah Subhanahuwata’ala mentakdirkan umurnya sangat panjang.

Ummu Zufar harus terus bersabar dalam waktu yang sangat lama dalam hidupnya, akan tetapi ganjarannya sangat mahal, ia menjadi penghuni surga. Wallahua’lam bishawab. (Mursalin Yasland)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *