KETEMU kawan lama, usianya terpaut jauh sekitar 10 tahun di atas saya, generasi 1950-an. Lama tak jumpa, kondisi fisik sehat dan rupanya masih tampak awet muda, apalagi bawaannya energik seperti sediakala waktu pertama kenal. Timbul pertanyaan, apa resepnya pak? Ia mulai buka rahasia. “Saya itu senang makan dan ngobrol sambil tertawa,” kata bapak yang sehari-hari wiraswasta di Bandar Lampung dan Kota Metro saat ketemuan acara kondangan, Ahad (17/11/2024). Oh itu! Tapi, saya masih penasaran. “Sepertinya bapak ini jarang sekali marah-marah atau temperamen, soalnya riang gembira terus. Kata orang-orang mudah marah itu cepat tua?” tanya saya. Ia buka lagi rahasianya. “Memang benar,” timpalnya. Tapi, ia mengakui sebenarnya awalnya ia pemarah juga. Setelah beristri yang sangat-sangat sabar, ia mendapat pelajaran pentingnya sabar dalam hidup. “Tapi, sekarang justru terbalik. Saya sudah belajar dan menyerap sikap sabar dari istri saya, eh ternyata istri saya yang jadi suka marah-marah, hehehe…,” ujar bapak ini. “Nah, itulah uniknya berumah tangga pak, kalau sama semua sikapnya justru tidak akan harmonis. Barangkali…,” timpalku. (Mursalin Yasland) Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Benar Kata Kawan… Negara MERDEKA atau Negara MEREKA…?