CERITA kawan kepada koleganya patut dicerna. Ada seorang yang menjanjikan memberinya uang banyak tapi tidak bisa hari ini (sekarang). Kejadian transaksi waktu itu hari Jumat, sedangkan ia berjanji akan memberinya lebih banyak lagi pada hari Senin, karena orang dekat. Siasat kawan ini cepat dan tangkas. Pada hari itu koleganya hanya punya uang Rp 500 ribu, sedangkan tak enak memberinya senilai itu. Maka ia berjanji akan memberinya uang Rp 5 juta, tapi hari Senin atau dua hari berselang. Tapi, kawan ini lebih memilih untuk mendapatkan rezekinya hari itu hanya Rp 500 ribu dibandingkan dengan Rp 5 juta tapi hari Senin pekan depan. “Kita belum tahu hari Senin nanti apa lagi alasannya. Sulit ditemui, ada kerjaan, sakit, dan lain-lain. intinya, 500 ribu di depan mata hilang, Rp 5 juta hanya angan-angan,” celoteh kawan tadi. Semoga Veddriq Leonardo (atlet panjat tebing) dan Rizki Juniansyah (atlet angkat berat) peraih emas Olimpiade 2024 yang dijanjikan Presiden Jokowi mendapat bonus Rp 6 miliar tidak sedang berkhayal. “Akan diberikan bonus baik yang meraih emas maupun perunggu. Emasnya kalau dulu Rp 5,5 iliar, ya ini Rp 6 miliar,” kata Jokowi kepada wartawan seusai meninjau traning center PSSI IKN pada Selasa (13/8/2024). Jadi ingat si Joni, anak kecil dari NTT yang panjat tiang bendera mengambil tali putus saat berlangsung upacara menaikkan Bendera Merah Putih pada tahun 2018. Atas keheroikan si Joni, pejabat menghalukan anak kecil tersebut, ini dan itu. Tapi, zonk…… (Mursalin Yasland) Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Hegemoni Media Era Disrupsi Awet Muda dan Energik