Jalan nasional rusak dan berlubang.Petugas sedang menambal jalan nasional berlubang di Lampung. (Foto: Dok. BPJN)

SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Sejumlah jalan nasional yang ada di wilayah Provinsi Lampung saat ini dalam kondisi banyak berlubang. Lubang-lubang menganga di badan jalan membuat pengguna jalan ekstra hati-hati, apalagi saat ini masih musim penghujan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menargetkan jalan selesai diperbaiki H-10 Lebaran Idul Fitri.

Berdasarkan pemantauan di jalan nasional wilayah Lampung, Jumat (6/3/2026), jalan lintas barat (jalinbar) yang menghubungkan Provinsi Lampung dan Bengkulu, dan juga jalan lintas tengah (jalinteng) yang menghubungkan Lampung – Sumatra Selatan (Sumsel), saat ini kondisi masih terlihat banyak lubang.

Ruas jalinbar yang membentang dari Kota Bandar Lampung hingga Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, badan jalan terlihat banyak lubang dengan kedalaman bervariasi 1 sampai 5 cm. Kondisi jalinbar yang ramai arus kendaraan, membuat laju kendaraan motor dan mobil terganggu.

Pengguna jalinbar melintas pengendara dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Tanggamus. Setiap hari kerja dan sekolah, ruas jalan nasional ini selalu ramai dan padat paga pagi dan petang hari.

“Masih banyak lubang-lubang tersebar, harus ekstra hati-hati apalagi saat hujan. Kalau tidak fokus ban motor masuk lubang bisa terbalik, dan ngerinya ditabrak mobil dari belakang,” kata Usman, warga Desa Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalan nasional, seharusnya pemerintah segera memperbaiki agar arus lalu lintas lancar dan aman. Keselamatan pengendara lebih diutamakan dibandingkan dengan biaya perbaikan.

Jalinteng ruas Jalan Soekarno-Hatta (Bypass Kota Bandar Lampung), lubang-lubang di badan jalan juga banyak tersebar. Ruas jalan nasional ini juga ramai pengenara motor dan mobil, termasuk mobil angkutan barang dan penumpang.

Lubang-lubang jalan nasional ini sudah terlihat lama, namun belum ada perbaikan atau penambalan agar arus kendaraan lancar dan aman.

“Terkadang ada lubang jalan yang sama sekali dalam dan lebar, dan menjebak kendaraan motor dan mobil. Tidak ada pilihan jalan bagus, sehingga rawan kecelakaan,” kata Andi, warga Wayhalim, Bandar Lampung.

H-10 Lebaran Siap Dilalui

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mulai melakukan perbaikan jalan nasional di berbagai ruas jalan nasional di Lampung.

Salah satu kegiatan yang tengah berlangsung adalah penutupan lubang di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) Bandar Lampung, yang merupakan bagian dari ruas Lintas Tengah.

“Perbaikan ini menjadi bagian dari program rehabilitasi dan pemeliharaan rutin jalan nasional guna memastikan kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui masyarakat, khususnya para pemudik,” demikian keterangan publik yang dikutip binamarga.pu.go.id, Jumat (6/3/2026).

BPJN Lampung memfokuskan penanganan pada tiga koridor utama di Provinsi Lampung, yakni jalan lintas timur (jalintim), jalinteng, jalinbar  yang menjadi jalur vital pergerakan kendaraan selama periode angkutan Lebaran.

Secara keseluruhan, panjang jalan nasional yang ditangani di Provinsi Lampung mencapai 1.298,48 kilometer. Rinciannya meliputi jalinbar sepanjang 333,57 kilometer, jalinteng 318,47 kilometer, dan jalintim 285,18 kilometer.

Sejak Februari 2026, BPJN Lampung telah menurunkan tim sapu lubang, tim patching dan overlay, serta tim pemeliharaan drainase dan pengendalian tanaman. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan target zero pothole atau nihil lubang pada ruas-ruas prioritas menjelang puncak arus mudik.

Percepatan perbaikan jalan dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman. BPJN Lampung menargetkan seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi siap dilalui paling lambat 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. (Emye)

Editor: Mursalin Yasland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *