SUMATRALINK.ID, LAMPUNG – Dalam kasus korupsi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memenjarakan Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (69 tahun) di Lembaga Permasyarakatan (LP) Wayhuwi, Lampung Selatan, Selasa (28/4/2026). Tampak sosok sang istri, Riana Sari mendampingi Arinal saat pemeriksaan. Tak hanya, Riana Sari mengikuti proses pemeriksaan hingga Arinal mengenakan baju rompi warna pink dan tangan diborgol, masuk ke mobil tahanan milik kejaksaan. Tampak juga ada anak-anak dan menantu Arinal – Riana. Tak banyak dikorek keterangan dari pihak kejaksaan dan Arinal Djunaidi, tersangka kasus korupsi dana Partisipatif Interest (PI) 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB) sebesar 17.286.000 dolar AS atau Rp271 miliar. Baca juga: Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditahan Kasus Korupsi Namun, sang istri justru memberikan dukungan kepada suaminya Arinal Djunaidi, yang pernah menjabat gubernur Lampung pada periode 2019-2024. Ia dan keluarga yakin Arinal tidak korupsi. “Kita ketawa-ketawa tadi, malah dititip jam sama cincin. Jam sangat besar, saya gadaiin nanti,” ujar Riana Sari. Berikut keterangan Riana Sari Arinal terkait kasus yang merundung suaminya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/4/2026) malam. Saya hadir di sini bersama anak-anak dan menantu, memberikan dukungan suport kepada bapak, karena saya sebagai istri dan anak-anak juga meyakini bahwa tidak ada serupiah pun yang masuk ke kantong bapak dana PI dari PT LEB ini. Dan yakinlah, nanti di persidangan akan terbukti. Dan untuk teman-teman media, itu framing 270 sekian miliar, itu dari mana hey… Jadi, boleh kalian membuat berita tapi harus berimbang, dan apa yang kalian beritakan itu, nanti ingat ya… nanti dipertanggungjawabkan. Saya dengan Pak Arinal, saya telah memberikan suport, jangan takut. Kita harus hadapi persidangan ini. Ini pun bapak ditahan dengan dasarnya apa, nanti penasehat hukum yang akan menjelaskan. Dan kalau memang, kita mau berbicara dengan benar-benar clear masalah di PT LEB ini, usut penyertaan modal 10 miliar, usut itu LEB. Jangan ada ditutupi, jangan ada pilih kasih. Karena semua warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama di depan hukum. Kita ketawa-ketawa tadi, malah dititip jam sama cincin. Jam sangat besar, saya gadaiin nanti. Bapak harus sehat, harus kuat. Jangan khawatir. Kami hadir di sini bersama anak-anak dan menantu, karena kami tidak malu, bapak tidak korupsi. Jadi, kami tidak menundukkan kepala kami, justru kami tegakkan kepala kami, ini kami. Dan sampai kapanpun akan saya bela, karena keadilan harus ditegakkan, kebenaran nanti akan menemukan jalannya. (Emye) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Ditahan Kasus Korupsi