Gedung DPR-RI Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. Republika.co.id)
Gedung DPR-RI Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. Republika.co.id)

SumatraLink.id (REPUBLIKA NETWORK) – Caleg Partai Golkar nomor urut 2 Rycko Menoza, anak eks Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mampu menggeser Caleg nomor urut 1 Loedwijk Freidrich (Wakil Ketua DPP Partai Golkar) dalam perolehan suara Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) DPR-RI 2024.

Sedangkan Caleg DPR-RI dari Partai Nasdem Nomor urut 2 Rachmawaty Herdian, anak eks Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, juga menggeser Caleg nomor urut 1 Taufik Basari, ketu DPP Partai Nasdem, pada perolehan suara Dapil Lampung I pada Pileg 2024.

Kedua caleg DPR-RI nomor urut 2 dari Partai Golkar dan Partai Nasdem ini, merupakan caleg anyar dari parpol yang baru mau akan duduk di kursi legislatif. Keduanya belum pernah menduduki kursi anggota dewan terhormat baik lokal maupun nasional.

Republika.co.id, Sabtu (16/3/2024) melansir, Wakil Ketua DPR RI Loedwijk Freidrich Paulus terancam terlempar dari Kompleks Parlemen, Senayan. Sebab, dia kalah dalam Pileg DPR 2024.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu merupakan caleg DPR di Dapil Lampung I. Meski berbekalkan nomor urut 1 di surat suara, Loedwijk nyatanya bukan peraih suara terbanyak di antara 10 caleg Partai Golkar.

Berdasarkan hasil penghitungan suara resmi KPU, Loedwijk tercatat sebagai caleg Golkar peraih suara terbanyak kedua, yakni 50.093 suara. Peraih suara terbanyak pertama adalah caleg Golkar nomor urut 2, Rycko Menoza, yang berhasil mengumpulkan 53.813 suara.

Adapun Partai Golkar hanya mendapatkan satu kursi DPR di Dapil Lampung I. Satu kursi itu tentu menjadi milik Rycko sebagai caleg peraih suara terbanyak. Alhasil, Loedwijk tak kebagian kursi. Diketahui Rycko Menoza, pernah menjabat Bupati Lampung Selatan, yang kini masih mengemban ormas ketua Pemuda Pancasila.

Apabila tidak ada putusan sengketa hasil pemilu yang menambah raihan suara Lodewijk secara signifikan, maka mantan danjen Kopassus TNI AD itu harus angkat kaki dari Senayan usai masa jabatannya habis pada akhir 2024.

Partai Golkar diketahui mendapatkan satu kursi DPR di dapil tersebut setelah Republika mengkonversi raihan suara partai menjadi perolehan kursi menggunakan metode Sainte Lague, rumus resmi yang diatur UU Pemilu. Di Dapil Lampung I terdapat 10 kursi DPR yang diperebutkan.


Sedangkan Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari atau panggilannya Tobas, hampir pasti gagal mempertahankan statusnya sebagai anggota DPR RI. Pasalnya, dia kalah dalam Pileg DPR 2024 di Dapil Lampung I.

Tobas merupakan caleg Nasdem nomor urut 1 di Dapil tersebut. Kendati begitu, dia bukan peraih suara terbanyak di antara 10 caleg Partai Nasdem.

Berdasarkan hasil penghitungan suara resmi KPU, Tobas merupakan caleg Nasdem peraih suara terbanyak kedua yakni 75.693 suara. Peraih suara terbanyak pertama adalah caleg Nasdem nomor urut 2 Rahmawati Herdian (anak eks Wali Kota Bandar Lampung Herman HN) berhasil meraup 94.133 suara.

Adapun Partai Nasdem hanya mendapatkan satu kursi DPR di Dapil Lampung I. Satu kursi itu menjadi milik Rahmawati sebagai caleg peraih suara terbanyak. Sedangkan kursi Tobas diperrkirakan tergeser dari Senayan.

Apabila tidak ada putusan sengketa hasil pemilu yang menambah raihan suara Tobas secara signifikan, maka anggota Komisi III DPR RI itu harus meninggalkan Kompleks Parlemen, Senayan setelah masa jabatannya habis pada akhir 2024.

Partai Nasdem diketahui mendapatkan satu kursi DPR di dapil tersebut setelah Republika mengkonversi raihan suara partai menjadi perolehan kursi menggunakan metode Sainte Lague, rumus resmi yang diatur UU Pemilu. Di Dapil Lampung I terdapat 10 kursi DPR yang diperebutkan.

Berikut daftar lengkap parpol yang mendapatkan kursi dan caleg pemenang kursi di Dapil Lampung I:

– Partai Gerindra mendapatkan dua kursi. Pemenang kursi pertama adalah Wakil Ketua MPR yang juga Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Satu kursi lagi dimenangkan oleh Ruby Chairani Syiffidia

– PDIP juga dapat dua kursi DPR. Pemenang kursi adalah anggota DPR pejawat Mukhlis Basri dan Sudin

– PKB dapat satu kursi yang dimenangkan oleh pejawat Muhmmad Kadafi

– Partai Golkar dapat satu kursi untuk Rycko Menoza

– Partai Nasdem dapat satu kursi untuk Rahmawati Herdian

– PAN juga dapat satu kursi. Pemenang kursi adalah Putri Zulkifli Hasan. Sebagaimana tertata di namanya, Putri adalah anak dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

– Partai Demokrat dapat satu kursi yang menjadi milik anggota DPR pejawat Zulfikar Anwar

– PKS juga dapat satu kursi untuk legislator pejawat Al Muzzammil Yusuf. (Emye)

Editor: Mursalin Yasland