PEMUDIK yang akan balik setelah Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M, hendaknya ekstra hati-hati, karena jalan lintas di wilayah Lampung saat ini masih gelap pada malam hari, dan juga masih terdapat lubang-lubang yang belum ditambal. Pengemudi motor atau mobil yang akan balik ke daerah masing-masing baik di Jawa maupun di Sumatra, yang melintasi jalan lintas baik jalan lintas Sumatra (jalan lintas timur, jalan lintas tengah, dan jalan lintas barat), kalau mengendara malam hari kondisi jalan gelap dan masih terdapat lubang di badan jalan. Bahkan, jalan lintas yang gelap tidak saja berada di daerah-daerah mulai dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Bandar Lampung dan Sumatra Selatan atau Bengkulu. Tapi, jalan gelap tanpa penerangan lampu jalan justru ada di dalam kota Bandar Lampung seperti Jalan Soekarno-Hatta. Selain itu, jalan lintas barat juga gelap pada malam hari, justru juga berada di pinggiran kota mulai dari Kecamatan Kemilng (Bandar Lampung) sampai Gedongtataan. Persimpangan Tugu Coklat Kabupaten Pesawaran menjadi langgangan macet kendaraan justru malam hari gelap tak ada lampu jalan yang hidup. Pemudik yang membawa kendaraan motor dan mobil harus waspada bila melintasi jalan-jalan utama di wilayah Lampung pada malam hari, apalagi kalau kondisinya hujan, dan jalannya banyak lubang belum ditambal 100 persen. Kecelakaan bisa saja terjadi, karena minimnya lampu penerangan jalan umum dan kondisi infrastruktur yang belum merata. Ketiadaan lampu jalan yang berfungsi membuat jarak pandang pengemudi sangat terbatas, hanya mengandalkan lampu utama kendaraan. Selain masalah penerangan, jalan rusak masih ditemukan di beberapa ruas yang menjadi jalur utama arus balik. Lubang-lubang dengan kedalaman bervariasi tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal atau kerusakan teknis pada kendaraan. Pihak berwenang mengimbau para pemudik untuk menghindari perjalanan malam jika tidak mendesak, terutama saat cuaca buruk. Menjaga jarak aman antar kendaraan untuk mengantisipasi pengereman mendadak akibat jalan berlubang. Memastikan kondisi lampu kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan. Mengurangi kecepatan laju kendaraan pada malam hari di jalan yang gelap. Penulis: Agus, warga Bandar Lampung. Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos RS Charitas Belitang Tolak Kakak saya, Pasien BPJS Kesehatan