SUMATRALINK.ID, MEDAN – Bagi yang memiliki rekening tabungan di bank, tetap waspada dan tidak lalai dengan saldo uangnya. Seorang ibu, nasabah bank pelat merah BRI di Unit Laubaleng, Kantor Cabang Kabanjahe, Sumatra Utara, uang tabungannya Rp 200 juta ludes tak bersisa ditilap si pencuri, Selasa (11/11/2025). Video ibu yang memiliki akun medsos @ownerribunacollection ini viral, setelah mengunggah kejadian raibnya uang ratusan juta rupiah di rekening tabungannya. Ibu tersebut menangis sejadi-jadinya dan tidak menyangka uang simpanannya hilang begitu saja dalam sekejab tak bersisa lagi alias nihil. 2. BRI akan melakukan penggantian dana yang hilang tersebut, apabila terbukti nasabah tidak melakukan kelalaian dalam menjaga keamanan rekening tabungannya. 3. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BRI senantiasa berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah serta menjunjung tinggi nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG). Kejadian saldo rekening BRI yang hilang tanpa diketahui pemilik rekening sudah sering terjadi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh Sumatralink.id, beberapa nasabah BRI di Bandar Lampung juga menceritakan saldo rekeningnya selalu berkurang dan hilang tanpa diketahui pemiliknya. Uang yang hilang di rekening BRI miliknya berkisar Rp 5 juta hingga Rp 15 juta. “Yang kami ketahui kalau hilang sudah sampai Rp 50 juta kalau dikumpulkan,” kata HL, inisial seorang lelaki nasabah BRI di Bandar Lampung. Menurut dia, saldo rekeningnya sering hilang atau berkurang tanpa ada notifikasi dan penjelasan dari laporan BRI. Menurut dia, karena banyak kesibukan, maka hal tersebut tidak sempat mengurusi ke kantor BRI. “Lagi pula mungkin ribet urusannya, mau lapor polisi panjang urusannya,” ujarnya. Kejadian juga menimpa seorang nasabah BRI Bandar Lampung, inisial MR. Ia bercerita, saat kartu ATM-nya hilang, dan diperkirakan tertelan di sebuah ATM di Rajabasa, Bandar Lampung. Namun, pada esok paginya, ia menerima notifikasi di HP ada transaksi penarikan uang Rp 100 ribu. Siang harinya, MR melaporkan kejadian tersebut ke kantor BRI pusat di Jl Radin Inten. Setelah menunggu antrean panjang, ia dapat melaporkan ke customer service (CS) perihal hilangnya kartu ATM dan juga ada transaksi ilegal dan mencurigakan di rekeningnya. “Pihak customer service mengecek keberadaan transaksi tersebut, dan diketahui ada transaksi penarikan justru aneh terjadi di ATM kantor BRI itu sendiri,” kata MR. MR meminta pihak BRI membuka kamera tersebunyi (CCTV) di ATM tersebut, soalnya ia mempertanyakan siapa dan kenapa kartu ATM yang tertelan di ATM BRI mereka dapat mengetahui Personal Identification Number atau PIN miliknya. “Kalau mau melihat CCTV, Anda harus lapor polisi dulu, dan bawa surat (laporan)-nya ke sini,” kata seorang perempuan CS BRI, seperti dituturkan MR. Tidak mau pusing tujuh keliling, dan juga uang sudah hilang Rp 100 ribu di rekening, ia relakan. MR hanya ingin tahu saja kondisi sebenarnya dari pihak BRI apa solusi dan antisipasinya. “Setelah tahu kronologisnya, pada hari itu juga, saya sudah berniat menutup rekening tabungan BRI, yang sebelumnya sudah saya diblokir, agar tidak ada uang hilang lagi,” kata MR. (Emye) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Pejuang Sumatra Gele Harun dan Rahmah El Yunusiyah Dapat Gelar Pahlawan Nasional Penyelundupan 467 Burung dalam Bus Penumpang Digagalkan