SUMATRALINK.ID — Pada kisah sebelumnya menceritakan bayi yang dapat berbicara membela seorang lelaki shalih bernama Juraij dari fitnah perempuan pelacur, kali ini kisah bayi berbicara ketika sedang menetek pada ibunya. Riwayat Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairah Rodhiyallahuanhu, Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam bersabda: “Tidak ada bayi yang berbicara kecuali tiga yaitu, Isa putra Maryam dan bayi yang menyelamatkan Juraij …, dan bayi yang sedang menetek kepada ibunya.” Baca juga: Kisah Tiga Bayi Dapat Berbicara (1) Dalam hadist tersebut dikisahkan bayi yang ketiga dapat berbicara, yakni ketika seorang ibu menetekkan bayinya, tiba-tiba lewat seorang lelaki berkendaraan sangat bagus dan orang itu berparas tampan, maka ibunya berdoa: “Wahai Allah, jadikanlah anak saya ini seperti orang itu,” pinta ibu bayi tersebut. Kemudian bayi itu melepaskan tetek itu serta berpaling dan melihat orang itu. Bayi itu lantas berdoa: “Wahai Allah, janganlah Engkau jadikan saya seperti orang itu.” Kemudian ia menetek lagi sama ibunya (Seolah-olah saya [Abu Hurairah ra] masih melihat Rasulullah SAW sewaktu menceritakan cara ia menetek yaitu beliau melomot jari penunjuknya ke dalam mulut dan mengisapnya, kemudian Nabi SAW bersabda): “Hasbiyallahu wani’mal wakiil.” Maka ibu bayi itu berdoa: “Wahai Allah, janganlah Engkau jadikan anak saya ini seperti budak itu.” Kemudian bayi itu melepaskan tetek itu dan melihat budak itu, serta berdoa: “Wahai Allah, jadikanlah saya seperti budak itu”. Setelah itu, maka terjadilah dialog antara ibu dan bayi itu, dimana ibunya berkata: “Tadi ada seorang lali-laki yang sangat bagus keadaaannya kemudian saya berdoa: “Wahai Allah, jadikanlah anak saya seperti orang itu.” Tetapi kamu berdoa: “Wahai Allah, janganlah Engkau jadikan saya seperti orang itu.” Dan ketika seorang budak yang sedang dipukuli dan dituduh: “Kamu berzina, kamu mencuri,” dan saya (ibu) berdoa: “Wahai Allah, janganlah Engkau jadikan anak saya seperti budak itu.” Kemudian bayi itu berkata: “Sesungguhnya orang laki-laki adalah orang yang sombong, oleh karena itu saya berdoa: “Wahai Allah, janganlah Engkau jadikan saya seperti orang itu.” Dan sesungguhnya budak yang dituduh: “Kamu berzina,” sebenarnya ia tidaklah mencuri. Oleh karena itu saya berdoa: “Wahai Allah, jadikanlah saya seperti budak itu.” Wallahua’lam bishawab. (Mursalin Yasland) Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Kisah Tiga Bayi yang Dapat Berbicara (1)