SUMATRALINK.ID, Lampung — Saat mobil, truk dan bus penumpang rela antre panjang ingin mengisi solar bersubsidi di berbagai SPBU wilayah Lampung, ada pengelola SPBU ‘mengecor’ solar subsidi ke banyak jeriken, drum, dan bahkan tandon dalam truk pada malam hari, saat SPBU tutup. Warga setempat beramai-ramai menggerebek SPBU ‘mengecor’ solar ke mobil truk berisi tandon muatan seribuan liter di SPBU Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Ahad (16/11/2025) dini hari. SPBU Srimenanti dengan leluasa mengisi solar subsidi ke satu truk yang telah ditutupi terpal pada dini hari, di saat SPBU tersebut tutup. Padahal, sebelumnya pada petang hari terjadi antrean truk panjang di SPBU tersebut dan telah memasang pelang pengumuman “Solar Habis”. Dalam video yang beredar viral pada Senin (17/11/2025), sejumlah mendapati seorang pemilik truk yang di dalamnya berisi drum sedang mengisi solar. Mobil truk tersebut sengaja ditutupi depannya dengan kain agar tidak diketahui orang. Namun, warga mengetahui kejadian tersebut dan pemilik langsung mematikan atau menyetop mesin SPBU. Sempat terjadi ketegangan antara perwakilan warga dengan seorang lelaki diduga pemilik truk berbaju kaos dan celana pendek. Pemilik truk tersebut sempat ngotot dengan aksi ilegalnya, sedangkan warga tetap bertahan di dalam SPBU untuk memastikan BBM jenis solar dijual ilegal atau “mengecor” kepada pihak tertentu. Warga berharap dengan temuan di lapangan, ada SPBU dan pemilik truk yang sedang “mengecor” solar secara ilegal tersebut, pihak Pertamina dan pemerintah pusat dapat memberikan sanksi tegas kepada pemilik SPBU. warga juga berharap pelaku “pengecoran” solar secara ilegal tersebut diproses hukum. “Terbukti, ini (mesin) disetop sama dia, langsung dari situ. Warga membuka terpal yang berisi jeriken dan drum di dalam truk,” kata Edi, warga setempat yang memvideokan kejadian tersebut. Dalam akun media sosial, Sumatralink.id mendapati unggahan video netizen, Senin (17/11/2025), seorang lelaki yang diduga pemilik truk tersebut yang sempat bersitegang dengan warga sudah diamankan polisi di Polsek Sribhawono, Lampung Timur. Lelaki tersebut mengaku yang memakai kaos warga biru dan celana pendek, saat digerebek warga pada Sabtu malam atau Ahad dini hari. Pelaku “pengecoran” solar tersebut meminta maaf atas kejadian tersebut. “Saya minta atas kejadian viral itu. Saya pribadi mohon maaf,” kata seorang lelaki yang sempat menantang warga saat divideokan aksi pengecoran solarnya di SPBU Srimenanti. (Emye) Editor: Mursalin Yasland Facebook WhatsApp Twitter Threads Navigasi pos Penyelundupan 467 Burung dalam Bus Penumpang Digagalkan PFI dan IJTI Lampung Desak Polisi Tindak Pengancam Jurnalis Kompas TV