Fatimah putri Rasulullah SAW.Ilustrasi: Seorang wanita di padang pasir. (Foto: AI/Sumatralink.id)

SUMATRALINK.ID – Sebagaimana manusia biasa pasti pernah merasakan lapar pada suatu waktu. Tak terkecuali dengan Fatimah, anak Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW). Namun, berkat doa ayahnya, ia tidak pernah lagi merasakan lapar.

Suatu hari, Fatimah tampak lapar. Sebagaimana hadist riwayat Al Baihaqi dari Imran bin Hushain Rodhiyallahuanhu (RA) mengatakan, ketika ia duduk bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba datang Fatimah, anak Nabi SAW.

Fatimah yang dijuluki Az-Zahrah (bercahaya atau cemerlang) hanya berdiri di tempat sandal ayahnya. Nabi SAW bersabda, “Mendekatlah wahai Fatimah!”

Fatimah, anak bungsu Nabi SAW dan Khadijah binti Khuwailid mendekat hingga berada di depan ayahnya. Imran melihat kala itu wajah Fatimah sudah pucat dan tidak bersemangat.

Rasulullah SAW membentangkan jari-jarinya kemudian meletakkan telapak tangannya di antara tulang rusuknya lalu mengangkat kepala sembari bersabda dengan doa;

“Wahai Dzat Yang mengenyangkan orang-orang yang lapar, dan memenuhi segala kebutuhan, serta mengangkat derajat orang-orang yang hina, janganlah Engkau jadikan Fatimah binti Muhammad merasa lapar.”

Setelah itu, seperti dinukil Ibnul Jauzi dalam kitabnya Alfu Mu’jizat Rasulullah SAW, Imran yang dekat dengan Nabi SAW sontak melihat wajah Fatimah yang tadinya pucat seperti kurang darah tiba-tiba segar dan sehat kembali.

Suatu ketika, Imran bertanya lagi kepada Fatimah, pemimpin wanita surga, perihal kejadian menakjubkan tersebut.

“Aku tidak pernah lagi merasa lapar sesudah itu wahai Imran,” jawab Fatimah, istri Ali bin Abi Thalib ra. Allahua’lam bishawab. (Mursalin Yasland)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *