Jamaah haji Indonesia.Calon jamaah haji Indonesia. (Foto: Sumatralink.id/Mursalin Yasland)

SUMATRALINK.ID, JAKARTA — Pemerintah Saudi Arabia sempat membatalkan visa sedikitnya 320 petugas haji pada musim haji 1447 H/2026 M. Pembatalan ini terkait dengan kebijakan dan kendala teknis dari Pemerintah Saudi Arabia.

“Ada masalah administrasi dan sebagainya,” kata Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak seperti dilansir kompas.com di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Dahnil mengatakan, pembatalan visa oleh Pemerintah Saudi Arabia sering muncul terjadi setiap tahun, karena ada proses screening dan masalah administrasi.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochmad Irfan Yusuf mengabarkan klarifikasi terkait adanya laporan 320 visa petugas haji yang mengalami hambatan di Pemerintah Saudi Arabia.

Dahnil menjelaskan, dalam pembatalan visa petugas haji tahun ini, juga termasuk sedikitnya 40 orang wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2026. Puluhan wartawan tersebut belum mendapatkan visa haji.

“Kemarin memang sempat ada 40 wartawan yang belum dapat visanya. Setelah keluar visanya, kemudian ter-cancel,” kata Dahnil.

Masalah adaministrasi sektoral tersebut, ia menjelaskan karena ada permintaan dari Kementerian Informasi Saudi Arabia untuk melakukan verifikasi lagi.

Menurut dia, saat ini seluruh persoalan tersebut telah selesai diatasi Kantor Urusan Haji di Saudi Arabia.

Seharusnya, ia mengatakan puluhan wartawan yang tergabung dalam MCH tersebut telah berangkat ke Saudi Kamis (16/4/2026) malam.

“Jadi, teman-teman wartawan yang mau berangkat jangan khawatir,” katanya. (Emye/*)

Editor: Mursalin Yasland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *